Sidang vonis anggota DPRD Sumatera Utara penerima suap. (Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra)
Sidang vonis anggota DPRD Sumatera Utara penerima suap. (Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra)

Legislator Penerima Suap Gubernur Sumut Diganjar 4 Tahun Bui

Nasional kasus suap gatot pujo nugroho
Fachri Audhia Hafiez • 08 Agustus 2019 09:21
Jakarta: Enam anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) divonis empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider satu bulan kurungan. Mereka terbukti menerima suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.
 
Keenam legislator Sumut itu di antaranya Tonnies Sianturi, Tohanan Silalahi, dan Murni Elieser Verawaty Munthe. Kemudian Dermawan Sembiring, Arlene Manurung, dan Syahrial Harahap.
 
"Mengadili, para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Iim Nurohim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Majelis hakim juga menjatuhkan hukuman pencabutan hak dipilih dalam jabatan politik selama tiga tahun, terhitung setelah keenamnya selesai menjalani pidana pokoknya. Selain itu, mereka juga diwajibkan membayar uang pengganti hasil penerimaan uang haram tersebut.
 
Tonnies diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp540 juta, Tohonan sebanyak Rp622,5 juta dan Murni senilai Rp447,5 juta. Kemudian Dermawan Rp307,5 juta, Arlene sejumlah Rp440 juta dan Syahrial sebanyak Rp342,5 juta.
 
Baca juga:Enam Legislator Sumut Dituntut Empat Tahun Penjara
 
Ada pun pertimbangan berat hukuman keenamnya lantaran tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, nepotisme (KKN). Sementara hal yang meringankan, para terdakwa berlaku sopan di persidangan, memiliki tanggungan keluarga dan telah mengembalikan sebagian uang suap.
 
Majelis hakim menilai keenamnya terbukti bersalah menerima uang 'ketok palu' dari Gubernur Gatot terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumut untuk Tahun Anggaran 2012-2014 oleh DPRD Sumut, Persetujuan Perubahan APBD Provinsi Sumut Tahun 2013-2014 oleh DPRD Sumut.
 
Kemudian, terkait pengesahan APBD tahun anggaran 2014-2015 dan penolakan penggunaan hak interpelasi anggota DPRD Sumut pada 2015.
 
Tonnies menerima suap sebesar Rp865 juta, Tohanan senilai Rp772,5 juta dan Murni Elieser menerima Rp527,5 juta. Kemudian Dermawan sebanyak Rp577,5 juta, Arlene sebesar Rp577,5 juta dan Syahrial sejumlah Rp477,5 juta.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif