Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: Theofilus Ifan Sucipto/Medcom.id
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: Theofilus Ifan Sucipto/Medcom.id

46 Teroris Berencana Balas Dendam ke Polisi

Nasional terorisme Ledakan di Polrestabes Medan
Kautsar Widya Prabowo • 18 November 2019 19:43
Jakarta: Sebanyak 46 terduga teroris yang ditangkap sudah berencana balas dendam ke polisi. Mereka kesal polisi kerap menggagalkan aksi teror.
 
"Mereka (terduga teroris) merasa terusik dan mereka merasa terganggu, mereka akan melakukan balas dendam," ujar Karo Penmas Mabes Polri Brgijen Dedi Prasetyo di Divisi Humas Polri, Jakarta, Senin, 18 November 2019.
 
Beberapa kasus yang mengusik mereka, yakni bom bunuh diri di Polrestabes Medan pada Rabu, 13 November 2019, bom Sibolga pada Selasa, 12 Maret 2019, hingga penyerangan ke Polda Sumatera Utara pada Juni 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semuanya kelompok-kelompk mereka berhasil dilakukan penegakan hukum oleh Densus 88 dan Polres setempat," ujar dia.
 
Kepolisian pun telah meningkatkan kewaspadan, dan berupaya maksimal menghukum terduga teroris dengan pendekatan halus. "Guna menyadarkan kelompok-kelompok, atau orang-orang yang boleh dikatakan terpapar paham radikal ekstrem," jelas dia.
 
Tim Densus 88 Antiteror Polri sebelumnya menangkap 46 terduga teroris di sejumlah wilayah Indonesia pasca bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara. Sebanyak 23 teroris di antaranya terkait langsung dengan aksi bom bunuh diri tersebut.
 
Dedi memerinci 23 terduga teroris yang dipastikan terkait langsung dengan bom di Medan yaitu RMN, yang tewas dalam aksi. Tersangka lainnya, yaitu istri RMN berinisial DA, MAI, MN, AL, Y alias Yasir alias Anto, AS, F, S, DH, BH alias Abu Zaid, KS alias Abu Munzir, S, S, Z, MFJ, SS, dan AH.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif