Mantan Gubernur Bengkulu Segera Diadili

Achmad Zulfikar Fazli 18 September 2017 13:41 WIB
ridwan mukti
Mantan Gubernur Bengkulu Segera Diadili
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Antara/Reno Esnir
medcom.id, Jakarta: Sudang kasus dugaan suap terkait dengan proyek-proyek di lingkungan Pemprov Bengkulu Tahun Anggaran 2017 segera digelar di Pengadilan Tipikor Bengkulu. Berkas perkara kasus yang menjerat mantan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti beserta istrinya Lily Martiani Maddari, serta Rico Dian Sari selaku pengusaha dinyatakan lengkap.
 
"Hari ini berkas 3 orang tersangka kasus suap terhadap Gubernur Bengkulu dilimpahkan tahap dua ke Penuntutan. Dalam waktu dekat, sesuai jadwal dari PN, mereka akan disidang di Pengadilan Tipikor Bengkulu," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin 18 September 2017.

Baca: KPK Periksa Istri Ridwan Mukti

Ketiga diberangkatkan dari Jakarta menuju Bengkulu siang ini. Ridwan dan istrinya akan dititipkan di Rutan Polda Bengkulu, sembari menunggu jadwal persidangan. Sedangkan Rico dititipkan di Rutan Malabero Bengkulu.
 
Selain ketigaanya, KPK telah menetapkan Direktur PT SMS Jhoni Wijaya (JHW) sebagai tersangka.
 
Ridwan diduga menerima uang Rp1 miliar dari Jhoni lewar Rico. Uang yang diamankan di rumah Ridwan itu diduga terkait fee proyek yang berhasil dimenangkan PT SMS milik Jhoni. Uang tersebut merupakan sebagian dari komitmen fee Jhoni kepada Ridwan sebesar Rp4,7 miliar.


Baca: KPK Periksa Silang Tersangka Kasus Suap di Bengkulu

Ridwan, Lily dan Rico diduga sebagai penerima suap dan disangka Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20/2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Sedangkan Jhoni diduga sebagai pemberi suap dan disangka Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20/2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.





(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id