Ilustrasi penembakan/Medcom.id
Ilustrasi penembakan/Medcom.id

Pengacara Minta Masyarakat Dukung Pembebasan Bharada E

Candra Yuri Nuralam • 15 Agustus 2022 01:31
Jakarta: Pengacara Bhayangkara Dua (Bharada) Richard Eliezer Pudihang (E), Ronny Talapessy, berharap kliennya dibebaskan dari tudingan upaya pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J). Masyarakat diminta memberikan dukungan.
 
"Target kita untuk dukungan publik agar Bharada E bebas," kata Ronny saat dikonfirmasi wartawan, Minggu, 14 Agustus 2022.
 
Ronny mengatakan kliennya tidak bisa dijerat hukum. Pasalnya, tembakan Bharada E ke Brigadir J merupakan perintah dari mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, tembakan atas perintah itu tidak bisa dipidanakan jika mengacu dengan Pasal 51 dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasalnya, Bharada E menarik pelatuk pistolnya ke Brigadir J bukan karena kemauannya.
 
"Bahwa dalam faktanya bahwa dia itu dibawah perintah dan di bawah tekanan," ujar Ronny.
 

Baca: Dinilai Lamban, Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Gerah terhadap Polri


Bharada E ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat alias J. Polri juga menetapkan Irjen Ferdy Sambo, Brigadir Ricky Rizal, dan seseorang berinisial KM sebagai tersangka.
 
Bharada E berperan sebagai penembak Brigadir J. Sedangkan Brigadir Ricky Rizal dan KM berperan membantu dan menyaksikan penembakan.
 
Sedangkan Ferdy Sambo menyuruh melakukan penembakan dan menyusun skenario seolah-olah terjadi tembak menembak di rumah dinasnya di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Keempat tersangka dijerat pasal berlapis dengan ancaman maksimal hukuman mati.
 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif