Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J) Johnson Panjaitan
Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (J) Johnson Panjaitan

Dinilai Lamban, Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Gerah terhadap Polri

Theofilus Ifan Sucipto • 14 Agustus 2022 17:57
Jakarta:  Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) Johnson Panjaitan gerah atas respons Polri dalam mengusut kasus penembakan Brigadir J. Kinerja Polri dinilai lambat.
 
“Saya terganggu kok tidak jalan-jalan (berprogres). Apakah struktur di Polres dan Polda Metro yang bermain dan menyebabkan kelemahan atau kelambatan Mabes,” kata Johnson  dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Di Balik Aksi Brutal Sang Jenderal: Desas-desus Satgassus,’ Minggu, 14 Agustus 2022.
 
Johnson mengatakan Mabes Polri mengambil alih kasus tersebut. Dirinya mengaku dilibatkan dalam proses pengambilalihan dan diundang rapat dengan sejumlah jenderal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Tapi saya merasa dibohongi. Mulutnya manis, wajahnya manis, tapi malah tidak dilakukan,” papar dia.
 

Baca: Masyarakat Diminta Tak Terjebak Hoaks Kasus Brigadir J


Johnson mencontohkan saat prarekonstruksi penembakan. Permintaan itu disampaikan kuasa hukum keluarga Brigadir J.
 
“Tapi prarekonstruksi yang dijalankan ternyata prarekonstruksi tembak-menembak yang ternyata hoaks,” ujar dia.
 
Johnson menegaskan upaya mencari keadilan dan kebenaran guna menjaga muruah Polri. Korps Bhayangkara diminta menyadari taruhan proses penegakan hukum dan peradilan adalah negara.
 
“Selain pro justitia, harus ada pro konstitusional  dengan minta tanggung jawab konstitusional karena Polri adalah anak konstitusi dan dipertanggungjawabkan,” jelas dia.
 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif