Gambar profil Bjorka di Breach Forums/Istimewa
Gambar profil Bjorka di Breach Forums/Istimewa

Polisi Bantah Beli HP Pemuda Madiun yang Ditangkap Terkait Bjorka

Siti Yona Hukmana • 23 September 2022 17:43
Jakarta: Polri membantah membeli handphone (HP) Muhammad Agung Hidayatullah (MAH), 21, yang ditangkap terkait peretas Bjorka. Pembelian HP oleh polisi itu disampaikan langsung oleh Agung.
 
"Kalau misalnya dia bilang polisi beli itu tidak benar, saya tegaskan itu tidak benar. Itu bagian dari taktik dan teknik tim khusus (timsus)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 23 September 2022.
 
Dedi mengaku telah menanyakan langsung ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Siber yang masuk dalam timsus melakukan penyelidikan bersama Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (SBSN), serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya tegaskan itu (pembelian hp) hoaks, saya tegaskan itu tidak benar, itu bagian dari taktik dan teknik timsus monggo masalah itu (tanyakan ke) timsus, yang penting kasus ini berhasil diungkap," ujar jenderal bintang dua itu.
 
Muhammad Agung Hidayatullah ditangkap pada Rabu, 14 September 2022 malam. Saat penangkapan penyidik menyita SIM card seluler, dua handphone milik tersangka MAH, satu lembar kartu tanda penduduk (KTP) atas nama MAH.
 
Dia langsung digelandang ke Mapolda Jawa Timur dan menjalani pemeriksaan intensif. Diketahui, pemuda itu melakukan perbuatan pidana dengan menyediakan channel Telegram atas nama Bjorkanism. Channel itu digunakan untuk mengunggah informasi yang berada pada bridge two.

Baca: Pakar Unair Sebut Aksi Peretasan Bjorka Bukan Bentuk Demonstrasi Modern


Tersangka juga mengunggah informasi di channel @Bjorkanism sebanyak tiga kali. Unggahan pertama pada Kamis, 8 September 2022 dalam "Top Being Idiot". Kedua, pada Jumat, 9 September 2022 dalam "The Next Leaks Will Comfrom The President of Indonesia". Ketiga, Sabtu, 10 September 2022 dalam "To Support People Who Has Stabbling By Holding Demonstration In Indonesia Regarding The Price Fuel Oil, I Will Publish My Pertamina Database Soon".
 
Bjorka adalah pemilik akun Twitter yang mengeklaim telah meretas data-data terkait kependudukan Indonesia, termasuk surat menyurat milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan surat BIN. Sosok Bjorka masih diburu timsus bentukan pemerintah.
 
"Adapun motifnya, motif tersangka (MAH) membantu Bjorka agar dapat menjadi terkenal dan mendapatkan uang," kata juru bicara Divisi Humas Polri Kombes Ade Yaya Suryana dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 16 September 2022.
 
Pemuda itu dijerat Pasal 46, 48, 32 dan 31 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dengan ancaman maksimal penjara 8 tahun dan atau denda paling banyak Rp2 miliar. 
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif