John Kei (kiri) saat rekonstruksi di PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical, Kelapa Gading, Jakarta. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
John Kei (kiri) saat rekonstruksi di PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical, Kelapa Gading, Jakarta. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

John Kei Perintahkan Anak Buahnya Bawa Nus Kei

Nasional John Kei
Siti Yona Hukmana • 06 Juli 2020 23:37
Jakarta : Kepolisian menggelar rekonstruksi penyerangan yang dilakukan John Refra atau John Kei di PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ada empat reka adegan diperagakan tersangka di lokasi ini.
 
"Tersangka John Kei mengatakan ke tersangka Daniel Farfar (anak buah John Kei) 'Kamu bisa ambil Nus Kei untuk ketemu dengan Kakak'. Kemudian Daniel menjawab, 'siap Kakak, Saya bisa'," kata salah satu penyidik saat membacakan adegan rekonstruksi di lokasi, Senin, 6 Juli 2020.
 
PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical adalah salah satu saksi bisu pembunuhan berencana John Kei terhadap pamannya, Nus Kei. John Kei melakukan pertemuan dengan sejumlah anak buahnya di perusahaan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pertama-tama John Kei menghubungi tersangka Daniel pada Minggu, 14 Juni 2020 pukul 09.00 WIB untuk bertemu pukul 16.30 WIB," ujar penyidik.
 
John Kei dan sejumlah anak buah berkumpul di PT tersebut sesuai perintah. Hasil pertemuan disepakati untuk mendatangi rumah Nus Kei di Green Lake City, Kota Tangerang pada Rabu, 17 Juni 2020.
 
"Untuk mempertanggungjawabkan atas penghinaan yang dilakukan oleh dia (Nus Kei) di live Instagram," kata penyidik.
 
Perintah membawa Nus Kei merupakan adegan ketiga. Pada adegan keempat, Daniel mengambil empat unit kendaraan roda empat di PT tersebut. Mobil itu digunakan saat penyerangan di Green Lake City.
 
Baca: Polisi Kembali Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei
 
John Kei bersama anak buahnya melakukan aksi kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, dan Green Lake City, Tangerang pada Minggu siang, 21 Juni 2020. John Kei dan 38 anak buahnya diringkus setelah aksi tersebut.
 
Anak buah Nus Kei, Yustus Corwing alias ER, tewas akibat kena bacok dan satu anak buah lainnya, Angky mengalami putus pada empat jari tangan kanan akibat penyerangan yang dilakukan John Kei serta puluhan anak buahnya itu. Seorang sekuriti, Nugroho Adi Wibowo, juga terluka akibat tertabrak dan pengemudi ojek online, Andreansah, kena tembak pada bagian jempol kaki kanan.
 
Polisi telah menyita sejumlah barang bukti antara lain, 28 tombak, 24 senjata tajam, tiga ketapel panah, dua stik baseball, 17 ponsel, dan sebuah decoder hikvision. Baru-baru ini, polisi menyita senjata api jenis revolver, airsoft gun dan barreta.
 
John Kei dan anak buahnya dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Senjata Api, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP tentang Pemufakatan Jahat, Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Mereka terancam dihukum mati.
 

(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif