Bupati Kuansing Andi Putra (jaket hitam) tiba di Gedung KPK. Foto: Medcom/Candra
Bupati Kuansing Andi Putra (jaket hitam) tiba di Gedung KPK. Foto: Medcom/Candra

Bupati Kuansing Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Candra Yuri Nuralam • 20 Oktober 2021 19:15
Jakarta: Bupati Kuansing Andi Putra tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan. Andi dibawa ke Jakarta karena ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait perpanjangan izin hak guna usaha sawit di Kuansing, Riau.
 
Pantauan Medcom.id, Andi tiba sekitar pukul 18.44 WIB. Andi datang dengan menggunakan baju putih dan jaket berwarna hitam.
 
Saat turun dari mobil penyidik, Andi terlihat menenteng sebuah koper berwarna ungu. Andi enggan berkomentar terkait penangkapannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Andi juga enggan mengucapkan permintaan maaf. Dia memilih langsung masuk ke Gedung Merah Putih KPK.
 
KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka, yakni Bupati Kuansing Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari Sudarso.
 
Baca: KPK Pastikan Dalami Aliran Dana Bupati Kuansing
 
Kasus ini dimulai saat Sudarso mencoba menghubungi Andi agar perizinan hak guna usaha lahan kebun sawit yang dikelola oleh perusahaannya direstui di wilayahnya. Saat itu, izin hak guna usaha kebun sawit perusahaan milik Suharso akan berakhir pada 2024.
 
Tak lama setelah permintaan itu, Sudarso dan Andi bertemu. Dalam pertemuannya, Andi menyebut perpanjangan hak guna usaha yang dibangun di wilayahnya membutuhkan uang minimal Rp2 miliar.
 
KPK menduga dalam pertemuan itu tidak hanya membahas cara perpanjangan hak guna usaha yang dibangun. Lembaga Antikorupsi menyebut Andi dan Sudarso menyepakati sebuah kesepakatan jahat dalam pertemuan itu.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif