Sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat, Udara, dan Laut baris-berbaris di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Foto: MI/Adi Maulana Ibrahim
Sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat, Udara, dan Laut baris-berbaris di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Foto: MI/Adi Maulana Ibrahim

Begini Respons Polri Soal Aturan Baru Pemeriksaan Prajurit TNI

Siti Yona Hukmana • 23 November 2021 14:41
Jakarta: Mabes Polri merespons Surat Telegram (ST) Panglima TNI bernomor: ST/1221/2021 tertanggal 5 November 2021. Salah satu isi surat telegram itu meminta aparat penegak hukum tak sembarangan memeriksa prajurit TNI yang terlibat tindak pidana. 
 
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Dedi Prasetyo mengatakan penyidik akan menindak setiap orang dengan mengedepankan asas persamaan di hadapan hukum. Artinya, proses hukum dilakukan tetap sesuai prosedur. 
 
"Prinsipnya penyidik harus tunduk pada regulasi yang mengatur prosedur penegakan hukum dan menghormati hak-hak konstitusional setiap warga negara. Yang berlaku asas equality before the law," kata Dedi saat dikonfirmasi, Selasa, 23 November 2021. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Panglima Buat Aturan Soal Tak Sembarangan Panggil Anggota TNI, Ini Respons KPK
 
Menurut dia, kinerja kepolisian tak akan terganggu dengan penerbitan telegram tersebut. Polisi dipastikan dapat menyesuaikan diri dengan aturan internal TNI
 
"Sesuai prosedur yang ada dan terbaru," ujar mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu. 
 
Surat Telegram Panglima TNI itu ditandatangani Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal (Letjen) Eko Margiyon. Ada empat penegasan terkait proses hukum anggota dalam surat telegram tersebut.
 
Salah satu poin, yakni pemanggilan prajurit TNI oleh aparat penegak hukum untuk memberikan keterangan atas suatu peristiwa hukum harus melalui komandan atau kepala satuan. Kemudian, prajurit TNI dapat memberikan keterangan di satuannya atau di kantor aparat penegak hukum dengan pendampingan perwira hukum atau perwira satuan.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif