Tersangka pembunuhan berencana terhadap suami dan anak tiri, Aulia Kesuma (AK), 45. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Tersangka pembunuhan berencana terhadap suami dan anak tiri, Aulia Kesuma (AK), 45. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Berkas Kasus Aulia Kesuma Rampung

Nasional pembunuhan
Candra Yuri Nuralam • 31 Oktober 2019 07:13
Jakarta: Berkas perkara dari tersangka kasus dugaan pembunuh terhadap suami dan anak, Aulia Kesuma(AK), sudah rampung. Penyidik Polda Metro Jaya sudah mengirimkan berkas perkara Aulia ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
 
"Sudah dilimpahkan (kemarin)," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Aulia semakin dekat untuk berhadapan dengan meja hijau. Berkas perkara yang telah dilimpahkan terdaftar dalam nomor BP/755/X/2019/Ditreskrimum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya tinggal menunggu jawaban dari pihak Kejaksaan. Dia berharap Kejaksaan tidak mengembalikan berkas perkara tersebut.
 
"Saat ini, kami menunggu keputusan jaksa terkait kelengkapan berkas perkaranya," ujar Argo.
 
Kasus ini bermula saat Edi dan Dana ditemukan tak bernyawa dalam sebuah minibus yang terbakar di kawasan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu, 25 Agustus 2019. Dari hasil penyelidikan, insiden tersebut merupakan rangkaian kasus pembunuhan.
 
Otak pembunuhan adalah istri korban yakni Aulia. Istri muda Edi itu menyewa empat pembunuh bayaran yang berasal dari Lampung untuk menghabisi suami dan anak tirinya. Aulia menjanjikan pelaku Rp500 juta bila misinya berhasil.
 
Para pembunuh bayaran itu mulanya menculik kedua korban di rumahnya, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kedua korban dibunuh dan jasadnya disimpan di minibus Toyota Cayla.
 
Para pembunuh bayaran itu lalu meminta Aulia mengambil dua jasad dengan bertemu di SPBU Cirendeu, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Tersangka menyuruh keponakannya, Giovani Kelvin alias GK (sebelumnya ditulis anak AK), menghilangkan barang bukti dengan membawa kedua jasad ke Kampung Bondol, Sukabumi.
 
Aulia meminta Giovani membeli bensin terlebih dahulu. Tiba di lokasi, mobil yang berisi dua jasad dibakar pelaku.
 
Aparat Polres Sukabumi menangkap Aulia dan Giovani di Cilandak, Jakarta Selatan, Senin, 26 Agustus 2019 pukul 11.00 WIB. Aulia ditahan di Polres Sukabumi, sedangkan Giovani dirawat di Rumah Sakit Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan karena mengalami luka bakar saat membakar Edi dan Dana.
 
Para tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Mereka terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup atau minimal 20 tahun.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif