Tersangka kasus dugaan suap seleksi pengisian jabatan di Kementerian Agama Romahurmuziyberjalan memasuki Gedung KPK, Jakarta. Foto: MI/Adam Dwi
Tersangka kasus dugaan suap seleksi pengisian jabatan di Kementerian Agama Romahurmuziyberjalan memasuki Gedung KPK, Jakarta. Foto: MI/Adam Dwi

Penyuap Romy Cacat Hukum Pimpin Kanwil Kemenag

Nasional OTT Romahurmuziy
Kautsar Widya Prabowo • 30 Oktober 2019 13:30
Jakarta: Mantan Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama (Kemenag) Ahamdi menyebut terpidana kasus jual beli jabatan Haris Hasanuddin tidak memenuhi syarat menjadi kepala Kantor Wilayah Timur (Kakanwil) Kemenag Jawa Timur. Haris terkena sanksi disiplin pegawai negeri sipil (PNS).
 
"Dari 86 calon peserta JPT (jabatan pimpiman tinggi) pratama saat itu, (nota dinas) ada 24 yang dinyatakan tidak memenuhi syarat," kata Ahamdi saat bersaksi untuk terdakwa M Romahurmuziy (Romy) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Menurut dia, ada dua kandidat yang pernah dihukum administrasi lima tahun terakhir, salah satunya Haris Hasanudiin. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Seleksi Kepala Kakanwil Kemenag Jawa Timur itu menyampaikan rapor merah Haris kepada Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Nur Kholis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan kecacatan hukum itu, Haris tetap dipertahankan dalam seleksi. Nur Kholis, kata dia, sempat menjelaskan nantinya nama-nama yang telah lulus akan dikerucutkan kembali pada sidang pleno.
 
"Haris tidak lalu dinyatakan tak memenuhi syarat tetapi tetap masih dinyatakan lulus," tutur dia.
 
Sementera itu, dalam kasus ini, Romy didakwa menerima suap Rp325 juta dari Haris dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi, Rp91,4 juta. Perbuatan itu bertentangan dengan posisinya sebagai anggota DPR periode 2014-2019 atau selaku penyelenggara negara.
 
Suap diterima eks Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu secara bertahap dari Januari-Maret 2019. Perbuatan rasuah ini diduga dilakukan bersama-sama dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam pengangkatan jabatan Haris sebagai kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.
 
Romy didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif