Eks Ketum PPP M Romahurmuziy. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Eks Ketum PPP M Romahurmuziy. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Romy Permulus Jalan Haris Rebut Kursi Kakanwil Kemenag

Nasional OTT Romahurmuziy
Fachri Audhia Hafiez • 24 Oktober 2019 06:18
Jakarta: Eks Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (Ketum PPP) M Romahurmuziy disebut merestui terpidana kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Haris Hasanuddin menjadi kepala Kantor Wilayah (kakanwil) Kemenag Jawa Timur (Jatim). Haris sejatinya punya rapor merah.
 
Haris pernah dijatuhi sanksi disiplin pegawai negeri sipil (PNS) berupa penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun. Hukuman itu menjadi batu sandungan utamanya untuk bisa menempati posisi strategis tersebut.
 
"Sanksi disiplin itu menghalangi proses seleksi saya secara offline," kata Haris saat diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Romy di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 23 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Haris kemudian menyampaikan unek-uneknya itu kepada Romy pada Desember 2018 dan Januari 2019. Dia dua kali berkunjung ke kediaman Romy di Condet, Jakarta Timur.
 
Pada kunjungan pertama, Haris menyerahkan uang senilai Rp5 juta. "Beliau (Romy) sampaikan ya sudah dijalani saja dulu, berdoa," ujar Haris.
 
Pada kunjungan kedua, Haris membawa uang senilai Rp255 juta. Uang itu diserahkan kepada Romy setelah Haris dinyatakan lolos administrasi.
 
"Saya sampaikan ucapan terima kasih saya lolos administrasi dan diumumkan artinya dari sisi administrasi lega. Tentu berharap juga kalau bisa jadi kakanwil, mohon bantuannya (kepada Romy)," ujar Haris.
 
Dalam kasus ini, Romy didakwa menerima suap Rp325 juta dari Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi, Rp91,4 juta. Perbuatan itu bertentangan dengan posisinya sebagai anggota DPR periode 2014-2019 atau selaku penyelenggara negara.
 
Suap diterima Romy secara bertahap dari Januari-Maret 2019. Perbuatan rasuah ini diduga dilakukan bersama-sama dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam pengangkatan jabatan Haris sebagai kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.
 
Romy didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif