Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran. Dok. Humas DKI
Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran. Dok. Humas DKI

Atasan Dinilai Lepas Tangan Kasus Brigadir J, Begini Respons Kadiv Humas Polri

Siti Yona Hukmana • 07 September 2022 23:30
Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran dan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dinilai lepas tanggung jawab atas pelanggaran anggotanya. Ada tujuh anggota Polda Metro dimutasi karena diduga terlibat kasus Irjen Ferdy Sambo.
 
Sebagaimana Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 22 Tahun 2022, atasan yang bertugas bertanggung jawab melakukan pengawasan melekat (waskat). Dalam Pasal 7 ayat (1) beleid tersebut diatur tentang atasan menemukan kesalahan atau pelanggaran, wajib ditindaklanjuti. Yaitu pembinaan dan penyelesaian disiplin atau kode etik sesuai ketentuan yang berlaku.
 
Lalu, dalam Pasal 7 ayat (2) berbunyi dugaan tindak pidana diserahkan kepada fungsi Reskrim. Selanjutnya, Pasal 9 mengatur bahwa atasan yang tidak melaksanakan kewajiban diberi sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Polri belum mau menanggapi hal itu. Terutama memastikan apakah akan meminta pertanggungjawaban terhadap Irjen Fadil Imran dan Kombes Hengki Haryadi.
 
"Itu ranahnya dari inspektorat khusus (Itsus), saya tidak berandai-andai. Saya hanya menyampaikan dari apa yang disampaikan oleh Itsus atau propam misalnya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 7 September 2022.
 
Dedi mengaku belum bisa merespons apapun terkait hal tersebut. Hal itu, kata dia, berlaku sama seperti materi penyidikan.
 
"Ketika materi penyidikan masuk barengan dan saya tidak ada data dan fakta yang disampaikan oleh penyidik kepada saya, saya tidak akan menyampaikan kepada teman-teman, karena keterangannya harus betul-betul clear (jelas)," ujar jenderal bintang dua itu.
 
Dedi mengatakan sama halnya dengan pertanggungjawaban seorang atasan. Dia sebagai Kadiv Humas tidak boleh asal bicara. Menurutnya, orang per orang tentunya harus izin kepada otoritas penyidik ataupun dari Divisi Profesi dan Pengaman (Propam).
 
"Kita menunggu saja dulu hasilnya," ucap Dedi.
 

Baca juga: Sidang Etik Tersangka Obstruction of Justice Dilanjutkan Pekan Depan


 
Ada tujuh anggota Polda Metro Jaya, khususnya yang bertugas di Ditreskrimum dimutasi buntut kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang dilakukan Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Mutasi jabatan tertuang dalam surat telegram (ST) nomor: ST/175/VIII/KEP./2022. Mereka dimutasi sebagai pelayanan markas (yanma) Polri dalam rangka pemeriksaan.
 
Berikut daftar tujuh anggota Polda Metro Jaya tersebut;
 
1. AKBP Handik Zusen, Kasubdit III Ditreskrimum Polda Metro Jaya
2. AKBP Jerry Raymond Siagian, Wadirkrimum Polda Metro Jaya
3. AKBP H. Pujiyarto, Kasubdit V Ditreskrimum Polda Metro Jaya
4. AKBP Raindra Ramadhan Syah, Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya
5. Kompol Abdul Rahim, Kanit II Subdit IV Ditreskrimum Polda Metro Jaya
6. Kompol Dermawan Kristianus Zendrato, Kanit V Subdit I Ditreskrimum Polda Metro Jaya
7. AKP Bhayu Vhishesha, Kanit II Subdit I Ditreskrimum Polda Metro Jaya
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif