Kondisi gedung Kejagung usai terbakar. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Kondisi gedung Kejagung usai terbakar. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Kasus Kebakaran Kejagung Tunggu Penunjukan JPU

Nasional kebakaran gedung kejaksaan agung Kebakaran di Kejaksaan Agung
Cindy • 13 Oktober 2020 18:15
Jakarta: Kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung sudah masuk tahap P16. Jaksa penuntut umum (JPU) akan ditunjuk untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara tersebut.
 
"Tinggal kita menunggu, dalam waktu dekat sudah tahap akhir," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Oktober 2020.
 
Awi mengatakan pihaknya masih menunggu penunjukan JPU dari Kejagung. Setelah itu, gelar perkara untuk penetapan tersangka segera digelar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tinggal menunggu kesempatan untuk gelar perkara penetapan tersangka. Silakan ditunggu dan dimonitor," ucap Awi.
 
Tim gabungan yang terdiri atas Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Selatan bersama Jaksa Agung muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung telah melakukan ekspose pada Kamis, 1 Oktober 2020. Gelar perkara itu untuk menganalisis hasil penyidikan.
 
Baca: Polisi Akan Gali Keterangan Saksi di Lantai 6 Kejagung
 
Polisi delapan kali mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti disita. Di antaranya kamera pemantau atau CCTV, abu arang sisa kebakaran atau hidrokarbon, dan potongan-potongan kayu sisa pembakaran.
 
Petugas juga menemukan beberapa botol plastik berisi cairan, jeriken berisi cairan, kaleng bekas lem, dan instalasi alat terminal kontak. Minyak pembersih atau dust cleaner yang disimpan di gudang cleaning service turut disita.
 
Dari olah TKP dan pemeriksaan saksi, kasus kebakaran Kejagung diduga memiliki unsur pidana. Polisi berjanji menangkap pelaku penyebab kebakaran yang ditaksir memakan kerugian hingga Rp1,2 triliun tersebut.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif