Tersangka mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 24 Januari 2020. Foto: MI/Adam Dwi
Tersangka mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 24 Januari 2020. Foto: MI/Adam Dwi

Imam Nahrawi Segera Diadili

Nasional Kasus Suap Imam Nahrawi
M Sholahadhin Azhar • 24 Januari 2020 13:18
Jakarta: Berkas perkara mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, telah lengkap. Tersangka kasus suap dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu segera diadili.
 
"Hari ini pelimpahan tahap II (pemeriksaan tersangka dan barang bukti) dari penyidik ke JPU (jaksa penuntut umum)," kata pelaksana tugas juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri dalam pesan singkatnya, Jumat, 24 Januari 2020
 
Tim jaksa KPK punya waktu 14 hari menyusun dakwaan untuk Imam. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bakal diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hari ini Imam diperiksa penyidik untuk terakhir kalinya dalam kasusnya. Imam pun memohon doa kepada publik untuk menghadapi sidang.
 
"Doakan supaya semua lancar ya," kata Nahrawi di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
 
KPK menetapkan Imam Nahrawi dan anak buahnya, Mifathul Ulum, sebagai tersangka pengurusan dana hibah KONI dan penerimaan gratifikasi. Keduanya diduga menerima Rp14,7 miliar. Imam juga disinyalir meminta uang Rp11,8 miliar selama 2016-2018.
 
Total uang yang diduga diterima Imam mencapai Rp26,5 miliar. Uang diduga komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan pihak KONI kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Tahun Anggaran 2018.
 
Imam dan Miftahul dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif