Jaksa Agung M Prasetyo (tengah) menerima aset rampasan kasus korupsi dari KPK. Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Jaksa Agung M Prasetyo (tengah) menerima aset rampasan kasus korupsi dari KPK. Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.

Jaksa Agung Pastikan Bersinergi dengan KPK dan Polri

Nasional kejaksaan agung
Lukman Diah Sari • 09 Januari 2019 20:30
Jakarta: Jaksa Agung M Prasetyo menyatakan, tidak ada tumpang tindih antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mabes Polri, dengan Kejaksaan Agung. Justru, seluruh penegak hukum saling bersinergi. 

"Kalau kita alami kesulitan keterbatasan kewenangan, kita bisa meminta bantuan. Tidak pernah ada perkara kita berebut, jadi penilaian ada tumpang tindih tidak tepat," ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019. 

Baca: Legislator Dorong Kejagung Memperluas Wilayah Bebas Korupsi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Lembaga hukum punya ciri khas menangani kasus seperti KPK yang selama ini melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada pelaku korupsi. Prasetyo pun menegaskan lembaga yang dipimpinnya punya instrumen serupa terutama dalam pencegahan korupsi.  "Saya rasa anda tahu bagaimana kita punya program TP4 (Tim Pembentukan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan) yang ada di pusat dan daerah," ujarnya. 

Baca: Kejagung Siap Suplai Jaksa ke KPK

Menurutnya, dari program TP4 sudah sekian ribu proyek pembangunan yang meminta pendampingan kejaksaan. Selain itu, ratusan triliun dana pembangunan pun telah diamankan.





(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi