Kabareskrim Komjen Agus Andrianto. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kabareskrim Komjen Agus Andrianto. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Bareskrim Polri Fasilitasi Pengusutan TPPU Briptu Hasbudi di PPATK

Nasional polri pencucian uang polisi pertambangan PPATK
Siti Yona Hukmana • 13 Mei 2022 08:34
Jakarta: Polda Kalimantan Utara (Kaltara) bakal mengusut aliran dana tersangka kasus pertambangan emas ilegal Briptu Hasbudi, 29. Bareskrim Polri siap membantu pengusutan uang haram tersebut.
 
"Tindak Pidana pencucian uang (TPPU)-nya nanti kita bantu untuk fasilitasi di Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK), Laporan Hasil Analisisnya (LHA)-nya, " kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto kepada Medcom.id, Jumat, 13 Mei 2022.
 
Agus mengatakan permintaan LHA ke PPATK sejatinya bisa langsung diajukan kapolda setempat. Dia yakin Polda Kaltara mampu menuntaskan kasus tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau minta back up ya pasti kita bantu," ujar jenderal bintang tiga itu.
 
Baca: 2 Oknum Polantas di Blora Tersangkut Korupsi
 
Anggota Polairud Polres Tarakan itu ditangkap atas perkara menjalankan bisnis tambang emas ilegal di Desa Sekatak Buji, Kecamatan, Kabupaten Bulungan, Kaltara. Bos tambang tersebut ditangkap saat berusaha menghilangkan barang bukti atas perkara yang menjeratnya.
 
Briptu Hasbudi ditangkap di Bandara Tarakan pukul 12.15 WITA pada Kamis, 5 Mei 2022. Pelaku ditangkap saat berusaha melarikan diri bersama tersangka lainnya, Muliadi alias Adi.
 
Briptu Hasbudi telah ditahan di Polda Kaltara guna penyelidikan lebih lanjut. Dia dijerat Pasal 158 jo Pasal 160 Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif