Warga melintas mural melawan korupsi di kawasan Kebon Nanas, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto: MI/Ramdani.
Warga melintas mural melawan korupsi di kawasan Kebon Nanas, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto: MI/Ramdani.

Bupati Cianjur Dikorek Soal Kasus Dana Pendidikan

Nasional OTT Bupati Cianjur
Fachri Audhia Hafiez • 31 Desember 2018 11:59
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar (IRM). Dia akan dikorek soal kasus dugaan suap terkait dana alokasi khusus (DAK) pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018.
 
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin, 31 Desember 2018.
 
KPK juga menjadwalkan pemeriksaan tiga tersangka lainnya. Mereka adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Cecep Subandi (CS); Kepala Bidang Pendidikan SMP di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur Rosidin (R); dan wiraswasta sekaligus kakak ipar dari IRM, Tubagus Cepy Sethiady (TCS).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Wabup Cianjur Tertipu Penyidik Gadungan KPK
 
Dalam kasus ini, Irvan bersama pejabat di Dinas Pendidikan diduga memotong DAK Pendidikan sebesar 14,5 persen dari total Rp46,8 miliar. Irvan juga diduga telah memerintahkan jajarannya agar memotong dana yang telah dialokasikan ke 140 SMP di Kabupaten Cianjur.
 
Atas perbuatannya, keempat tersangka tersebut dijerat Pasal 12 huruf f atau Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 

 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi