Tersangka kasus kepemilikan senjata api Kivlan Zen. Foto: ANT/Wibowo Armando.
Tersangka kasus kepemilikan senjata api Kivlan Zen. Foto: ANT/Wibowo Armando.

Berkas Perkara Kivlan Zen Dilimpahkan ke Kejati

Nasional kasus makar
Abdul Halim Ahmad, Siti Yona Hukmana • 08 Juli 2019 14:51
Jakarta: Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara kepemilikan senjata api ilegal dengan tersangka Kivlan Zen ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Berkas perkara telah dikirim sejak Jumat, 5 Juni 2019.
 
"Iya, berkas Kivlan sudah kita kirim (ke Kejati)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, Senin, 8 Juli 2019.
 
Jaksa penuntut umum (JPU) masih meneliti berkas tersebut. Jika tidak lengkap, penyidik akan melengkapi. Sebaliknya, penyidik akan melimpahkan berkas tahap kedua atau P21 jika JPU menyatakan sudah lengkap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tahap kedua mengirimkan barang bukti dan tersangka," ujar Argo.
 
Baca:Kejagung Terima Berkas Perkara Tersangka Makar
 
Kivlan ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal pada Rabu, 29 Mei 2019. Dia mulanya ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) POM DAM Jaya Guntur, Jakarta Selatan selama 20 hari, kemudian diperpanjang pada Kamis, 19 Juni 2019 hingga 40 hari ke depan.
 
Eks Kelapa Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu menjadi tersangka setelah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan makar di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Rabu, 29 Mei 2019.
 
Penangkapan Kivlan berdasarkan pengembangan dari enam tersangka kepemilikan senjata api ilegal yang sebelumnya sudah ditangkap. Enam orang tersangka, yakni IK alias HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF.
 
Enam orang tersangka ini diduga menunggangi demonstrasi penolak hasil pemilihan umum (pemilu) di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Selasa, 21 Mei 2019, dan Rabu, 22 Mei 2019. Dari kelompok tersebut polisi menyita empat senjata api ilegal, dua di antaranya rakitan.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif