Dokter RS Pondok Indah Diperiksa Kasus TPPU Zainudin
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Dokter RS Pondok Indah, Dr Gatoet Soeseno. Dia akan diperiksa terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan (ZH).

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi ZH," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018.

Tiga saksi lain juga dipanggil penyidik. Mereka di antaranya Direktur PT Arto Sugih Abadi Sulyanto, tiga pihak swasta yakni Rendy Zenata, Andi Ahmad Yani, dan Rudi Topan.


Zainudin sebelumnya lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka suap terkait proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan. Zainudin dijerat bersama Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PAN Agus Bhakti Nugroho, pemilik CV 9 Naga Gilang Ramadhan, dan Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan Anjar Asmara.

Baca: KPK Telusuri Aset Zainudin Hasan

Dalam kasus ini, Zainudin dan Agus diduga mengatur proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan. Terdapat empat proyek yang diatur Zainudin dan Agus untuk diberikan kepada CV 9 Naga.

Proyek-proyek itu di antaranya, 'Box Culvert' Waysulan dan rehabilitasi ruang Jalan Banding Kantor Camat Rajabasa yang dimenangkan CV Langit Biru. Kemudian peningkatan ruas Jalan Kuncir Curug yang dimenangkan CV Menara 9, dan peningkatan ruas Jalan Lingkar Dusun Tanah Luhur Batas Kota yang dimenangkan CV Laut Merah.

Pada proses pengembangan, KPK kembali menetapkan Zainudin sebagai tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Zainudin diduga menerima uang dari Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PAN Agus Bhakti Nugroho, yang bersumber dari proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan senilai Rp57 miliar.

Uang itu diterima Zainudin dalam rentan waktu 2016 sampai 2018. Uang itu bagian feenya Zainudin dari nilai proyek di Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id