KPK Telusuri Aset Zainudin Hasan
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri sejumlah aset milik Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, yang didapat dari hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU). Zainudin diduga menggunakan nama keluarga untuk menyamarkan aset-aset tersebut.

"Tentu kami telusuri aset-aset yang diduga dimiliki ZH ini apa saja, dan atas nama siapa saja, salah satunya atas nama keluarga," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 19 Oktober 2018.

Febri mengatakan dari sejumlah aset itu, ada satu aset yang disamarkan Zainudin dengan mengatasnamakan anaknya. Sayangnya, dia masih menutup mulut saat disinggung nama anak Zainudin tersebut.


"Ada tadi juga salah satunya atas nama anak, tapi saya belum dapat menyampaikan lebih rinci siapa saja yang digunakan namanya dalam aset tersebut," pungkasnya.

Tim penyidik sendiri telah menyita sejumlah aset milik Zainudin antara lain satu unit ruko di Bandar Lampung dan sembilan bidang tanah senilai Rp7,1 miliar. Tanah itu terdiri dari tiga bidang tanah di Desa Campang, lima bidang tanah di Desa Munjuk Sampurna, dan 1 bidang tanah di Desa Ketapang.

Penyidik juga menyita tiga unit kendaraan darat dan air milik Zainudin. Tiga unit kendaraan itu di antaranya satu unit motor Harley Davidson, satu unit mobil Toyota Velfire, serta satu unit speedboat.

Baca: Tanah hingga Speedboat Zainudin Hasan Disita

KPK kembali menetapkan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan sebagai tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Zainudin diduga menerima uang dari Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PAN Agus Bhakti Nugroho, yang bersumber dari proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan senilai Rp57 miliar. 

Uang itu diterima Zainudin dalam rentang waktu 2016 sampai 2018. Uang itu bagian fee Zainudin dari nilai proyek di Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id