Kejaksaan Agung. Foto: MI
Kejaksaan Agung. Foto: MI

Kejagung Teliti Berkas 3 Tersangka Baru ASABRI

Nasional kasus korupsi Kejaksaan Agung Pemberantasan Korupsi ASABRI
Tri Subarkah • 11 Mei 2022 20:04
Jakarta: Proses hukum tiga tersangka kasus korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) masuk babak baru. Tim jaksa penuntut umum pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai memeriksa berkas perkara para tersangka dari jaksa penyidik.
 
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana, mengatakan proses tahap I atau penyerahan berkas itu dilaksanakan hari ini. Ketiga tersangka baru skandal ASABRI itu adalah mantan Direktur Ortus Holding Ltd Edward Seky Soerjadjaya, bekas Komisaris Utama PT Sinergi Millenium Sekuritas Bety, dan Komisaris PT Sekawan Inti Pratama Rannier Abdul Rachman Latief.
 
"Selanjutnya berkas perkara para tersangka akan dilakukan penelitian oleh jaksa peneliti (P-16) yang ditunjuk dalam jangka waktu tujuh hari," kata Ketut melalui keterangan tertulis, Rabu, 11 Mei 2022

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penelitian tersebut, kata dia, dilakukan untuk menentukan kelengkapan formal maupun materiel dari berkas yang disusun jaksa penyidik Jampidsus. Berkas perkara akan dikembalikan jika tim jaksa peneliti menyatakan belum lengkap.
 
"Untuk memberikan petunjuk (P-19)," kata Ketut.
 
Edward, Bety, dan Rannier merupakan tiga dari 13 tersangka perorangan yang ditetapkan Kejagung atas skandal yang menyebabkan negara rugi Rp22,7 triliun tersebut. Sebanyak tujuh di antaranya telah menjalani persidangan dan divonis bersalah di pengadilan.
 
Baca: Kasus ASABRI, Sekretaris Benny Tjokro Dicecar Soal Transaksi hingga Aliran Uang
 
Mereka adalah mantan Direktur Utama ASABRI Mayjen (Purn) Adam Rachmat Damiri dan Letjen (Purn) Sonny Widjaya, mantan Direktur Keuangan ASABRI Bachtiar Effendi, mantan Direktur ASABRI Hari Setianto.
 
Berikutnya, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, dan Direktur Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo.
 
Benny Tjokrosaputro selaku Komisaris PT Hanson International dan adiknya Presiden Direktur PT Rimo International Lestari Tbk Teddy Tjokrosaputro masih menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif