Gubernur Papua Lukas Enembe. Foto: MI/Mohammad Irfan.
Gubernur Papua Lukas Enembe. Foto: MI/Mohammad Irfan.

Lukas Enembe Minta Izin Berobat ke Jokowi, ICW: Tidak Masuk Akal

Candra Yuri Nuralam • 26 September 2022 10:39
Jakarta: Permintaan Gubernur Papua Lukas Enembe kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berobat ke luar negeri dinilai salah kamar. Jokowi bukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bisa menentukan kasus ini.
 
"Kami menilai permohonan izin berobat ke luar negeri yang dilayangkan kuasa hukum saudara Lukas kepada Presiden Joko Widodo tidak masuk akal. Penting untuk disampaikan bahwa Pak Jokowi hingga saat ini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, bukan penyidik KPK," kata peneliti Indonesai Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana, melalui keterangan tertulis, Senin, 26 September 2022.
 
ICW menilai KPK tidak seharusnya meminta saran Jokowi untuk memberikan restu Lukas berobat ke luar negeri. Seharusnya, kata Kurnia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dilibatkan jika mau memberikan bukti atas kesehatan Lukas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami meminta KPK agar segera berkoordinasi dengan IDI guna mendapatkan second opinion atas kondisi kesehatan saudara Lukas," ujar Kurnia.
 

Baca: ICW Desak KPK Ancam Jemput Paksa Lukas Enembe Bila Tak Datang Hari Ini


Keterangan IDI diyakini bisa memberikan kepastian atas kesehatan Lukas. Jika tidak sakit, pengusutan kasus diminta dituntaskan.
 
"Tidak ada pilihan lain, proses hukum terhadap Gubernur Papua itu demi hukum harus dilanjutkan," tegas Kurnia.
 
Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, meminta bantuan Presiden Jokowi untuk mengizinkan kliennya berobat ke Singapura.
 
"Saya atas nama tim hukum Gubernur meminta agar Presiden Jokowi memberikan izin beliau berobat ke luar negeri dalam rangka menyelamatkan nyawa dan jiwa Pak Gubernur," kata Stefanus di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 23 September 2022.
 
Menurut dia, izin dari Jokowi akan memudahkan pelayanan kesehatan yang akan didapatkan Lukas. Kondisi kesehatan Lukas diklaim bakal mengkhawatirkan bila tak mendapat pelayanan kesehatan yang prima. 
 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif