Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Merasa Dikriminalisasi, Istri Eks Menteri ATR Laporkan Dirtipideksus ke Ombudsman

Juven Martua Sitompul • 19 September 2022 20:59
Jakarta: Istri mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan, Hanifah Husein, melaporkan oknum penyidik ke Irwasum Polri dan Kompolnas. Kali ini, giliran Dirtipideksus Brigjen Whisnu Hermawan yang dilaporkan ke Ombudsman RI.
 
"Laporan ini terkait proses penanganan perkara Hanifah Husein terpaksa kami sampaikan pada pihak-pihak yang dapat mengawasi dan mengawalnya. Karena kami merasa kasus ini menjadi terkesan dibuat-buat demi memuaskan 'pemesan'," kata kuasa hukum PT Rantau Utama Bhakti Sumatera (RUBS) Ricky Hasiholan Hutasoit dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, 19 September 2022.
 
Melalui laporan ini, kata Ricky, pihaknya ingin menjaga muruah Polri. Jangan sampai dirusak segelintir oknum penyidik yang diduga mengkriminalisasi kliennya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Melalui laporan ke Ombudsman, Irwasum hingga Kompolnas ini, kami ingin Institusi Polri tetap menjaga muruahnya dan menjadi muara para pencari keadilan," ujarnya.
 
 Dengan dibukanya kasus ini secara terang benderang, dia berharap dukungan dari banyak pihak agar kasus yang dialami Hanifah Husein tidak terjadi lagi pada investor tambang lainnya.
 
Kasus ini merupakan laporan dari PT Batubara Lahat. Belakangan diketahui PT Batubara Lahat itu berafiliasi dengan perusahaan besar Bomba Group.
 
"Setelah adanya LP terhadap klien kami ternyata dalam website Bomba Group tercatat bahwa PT BL telah berafiliasi dengan group besar ini. Menurut informasi yang didapat, Bomba Group diduga memiliki hubungan dekat dengan oknum petinggi kepolisian. Semoga PT RUBS tidak jadi bulan-bulanan kriminalisasi karena afiliasi tersebut," kata dia.
 

Baca: Merasa Dikriminalisasi, Istri Eks Menteri ATR Mengadu ke Kompolnas dan Irwasum Polri


Sementara itu, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mendorong Ombudsman, Irwasum, dan Kompolnas melakukan investigasi ulang terhadap dugaan kriminalisasi yang menimpa Hanifah Husein cs.
 
"Jadi melakukan investigasi ulang terhadap dugaan itu, apakah dalam proses penyidikan tahapannya sudah sesuai dengan aturan, apakah pengumpulan alat bukti sudah sesuai prosedur atau tidak itu. Jadi kalau belum disitulah nanti investigasi dilakukan, untuk menghindari kriminalisasi," kata Trubus.
 
Trubus mengingatkan agar polisi bersikap profesional terhadap laporan tersebut. Terpenting, penyelidikan transparan dan terbuka pada publik.
 
"Menurut saya, kepolisian juga harus profesional menangani kasusnya, dibongkar semua. Jika ada oknum Bareskrim ada yang digerakkan oleh koorporasi ya Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) harus memanggil penyidiknya. Karena penyidik kan di bawah sumpah juga, artinya nanti pada saat sudah diproses di peradilan kan disumpah juga," ujarnya.
 
Dia pun mengusulkan Kapolri membentuk tim investigasi untuk membuat terang kasus tersebut. Listyo bahkan harus melakukan evaluasi secara berkala terhadap anggotanya.
 
"Karenanya Kapolri wajib melakukan evaluasi secara terus menerus dan juga melakukan pengawasan yang ketat terhadap anak buahnya yang diduga melakukan tugas-tugas yang tidak sesuai atau melakukan penyimpangan dan maladministrasi atau diduga menerima suap atau dan sebagainya dari pihak yang berperkara," kata dia.
 
Tak hanya itu, dia mendorong agar Listyo mendalami dugaan keterlibatan oknum penyidik yang 'dipesan' korporasi. Untuk menghindari dugaan kriminalisasi itu, kata dia, kepolisian harus segera melakukan investigasi ulang.
 
"Penyidikan kasus ini harus dibuka secara terang benderang dan melibatkan pihak-pihak terkait. Biasanya kan dilakukan rekonstruksi, nah itu melibatkan seperti Ombudsman, Kompolnas semuanya termasuk pengacaranya semuanya, jangan ada yang ditutup-tutupi. Pihak kepolisian pun harus transparansi dalam proses penyidikan maupun penetapan tersangka," ujarnya.
 
(JMS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif