Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Saksi Kasus Mardani Maming Mangkir, Alasannya Isolasi Mandiri

Candra Yuri Nuralam • 19 Juli 2022 12:48
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Komisaris Utama PT Prolindo Cipta Nusantara Stefanus Wendiat dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pemberian usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu pada Senin, 18 Juli 2022. Dia mangkir dengan dalih tengah isolasi mandiri.
 
"Tidak hadir dan informasi yang kami terima sedang menjalani isolasi mandiri," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 19 Juli 2022.
 
KPK bakal memanggil ulang Stefanus. Keterangan dia dibutuhkan untuk mendalami dugaan suap dan gratifikasi dalam kasus ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penjadwalan ulang akan kembali dilakukan untuk yang bersangkutan," tutur Ali.
 
KPK membuka penyidikan baru terkait dugaan suap dan gratifikasi terkait izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. KPK sudah menetapkan tersangka dalam kasus itu.
 

Baca: KPK Selisik Afiliasi Sejumlah Perusahaan Pertambangan dalam Kasus Mardani 


Lembaga Antikorupsi belum membeberkan nama tersangka secara resmi. Namun, Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi menyebut dua orang dicegah KPK dalam kasus ini, yakni Mardani Maming dan adiknya, Rois Sunandar.
 
Maming dicegah karena berstatus tersangka. Pihak Imigrasi tidak memerinci status Rois dalam pencegahan itu. Rois pernah diperiksa KPK saat kasus itu di tahap penyelidikan.
 
Mardani diperiksa KPK pada 2 Juni 2022. Dia mengaku diperiksa terkait masalahnya dengan pemilik PT Jhonlin Group Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif