Ilustrasi pelaku. Foto: Medcom.id
Ilustrasi pelaku. Foto: Medcom.id

Penahanan Surya Anta Kecil Kemungkinan Dipindah

Nasional kasus makar
Kautsar Widya Prabowo • 09 Oktober 2019 18:31
Jakarta: Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas mengisyaratkan permintaan pemindahan penahanan tersangka pengibar bendera Bintang Kejora, Surya Anta Ginting, tak diterima. Surya minta dipindah dari rumah tahanan (rutan) Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
 
"Saya pikir lebih baik di Mako Brimob daripada di Polda, karena kapasitas di Rutan Polda sudah overload," kata Barnabas saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2019.
 
Barnabas menyebut pemindahanan penahanan merupakan kewenangan penyidik. Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono menyebut pemindahan tahanan wewenang Direktur Tahti Polda Metro Jaya. Permintaan itu bakal dipertimbangkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kuasa hukum Surya, Michael Himan, meminta kliennya dipindahkan dari sel isolasi. Sel Surya disebut tak layak.
 
"Kami berharap dia (Surya Anta) bisa segera dipindahkan dari ruangan pintu tertutup rapat ke sel lain seperti lima kawan lain," ujar Michael, Rabu, 9 Oktober 2019.
 
Michael menyebut kesehatan Surya mengalami penurunan. Surya mengaku sulit tidur nyenyak di sel isolasi.
 
"Kalau ditempatkan ruangan tertutup malam tidak bisa tidur dengan baik karena panas," tutur dia.
 
Surya Anta Ginting ditangkap Polda Metro Jaya dengan dugaan mengibarkan bendera bintang kejora dalam aksi unjuk rasa menuntut referendum Papua di depan Istana Merdeka, Rabu, 28 Agustus 2019.
 
Polisi juga menetapkan lima tersangka lain yakni, Dano Tabuni, Charles Cossay, Ambrosius Mulait, Isay Wenda, dan Wenebita Wasiangge. Keenam tersangka mendapat bantuan hukum dari LBH Jakarta.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif