Sidang anggora DPRD Lampung Tengah. Foto: Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez.
Sidang anggora DPRD Lampung Tengah. Foto: Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez.

Jaksa Tuntut Hak Politik 4 Eks Legislator Lamteng Dicabut

Nasional Suap Bupati Mustafa
Fachri Audhia Hafiez • 05 Desember 2019 14:46
Jakarta: Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut empat mantan anggota DPRD Lampung Tengah (Lamteng) dicabut hak politiknya. Keempatnya, Achmad Junaidi Sunardi, Raden Zugiri, Zainuddin dan Bunyana.
 
"Menjatuhkan pidana tambahan terhadap para terdakwa berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik masing-masing selama lima tahun sejak para terdakwa selesai menjalani pidana pokok," kata JPU KPK Ali Fikri di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Desember 2019.
 
Jaksa menilai perbuatan keempatnya mencederai kepercayaan publik. Padahal, legislator punya tugas serta tanggung jawab secara politis dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keempatnya mestinya menjalankan amanah rakyat dan melaksanakan tata laksana pemerintahan yang baik. Namun, perbuatan rasuah keempatnya telah merusak sistem pengawasan dan keseimbangan yang seharusnya terwujud antara legislatif dan eksekutif.
 
Junaidi, Raden, Zainuddin dan Bunyana dituntut hukuman lima tahun penjara serta denda Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan. Mereka dinilai terbukti menerima suap bersama-sama dari Bupati nonaktif Lampung tengah Mustafa agar mengondisikan DPRD Lamteng menyetujui rencana pinjaman daerah Kabupaten Lamteng dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp300 miliar.
 
Suap juga diberikan agar DPRD Lamteng mengesahkan APBD Lampung Tengah tahun anggaran 2018.
 
Achmad Junaidi diyakini menerima uang secara bertahap Rp1,2 miliar. Uang digunakan buat kepentingan Junaidi, salah satunya membayar utang.
 
Raden Zugiri menerima uang secara bertahap Rp1,6 miliar. Uang diserahkan buat kepentingan fraksi partainya. Kemudian dibagi-bagikan ke tiga anggota DPRD Lamteng lainnya. Sugiri disebut menikmati uang Rp265 juta.
 
Zainuddin disebut menerima Rp1,58 miliar. Uang Rp1,5 miliar diserahkan demi kepentingan fraksi partainya. Sementara sisanya digunakan buat kepentingan pribadi.
 
Bunyana menerima Rp 2,08 miliar. Dari total tersebut, Rp1,9 miliar dibagikan ke sejumlah pihak di DPRD Lamteng. Sisanya, dinikmati Bunyana.
 
Keempatnya dinilai melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif