Fredrich Disebut Pernah Minta Pekerjaan ke Penyidik KPK

Damar Iradat 25 Mei 2018 16:16 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Fredrich Disebut Pernah Minta Pekerjaan ke Penyidik KPK
Terdakwa merintangi penyidikan KTP berbasis elektronik (KTP-el) - ANT/Muhammad Adimaja.
Jakarta: Advokat Fredrich Yunadi disebut sempat meminta pekerjaan kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia meminta agar penyidik mengenalkannya kepada tahanan KPK. 

Hal itu diungkapkan penyidik KPK Ambarita Damanik saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo. Menurut Damanik, permintaan itu disampaikan ketika penyidik menggeledah kediaman Setya Novanto yang juga mantan klien Fredrich. 

"Pak Damanik, coba lah bagi kerjaan. Di sana kan banyak OTT, biar kantor kami ini juga hidup," kata Damanik di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta saat menirukan ucapan Fredrich, Jumat, 25 Mei 2018. 


Damanik menjelaskan, Fredrich sambil bercanda meminta agar dirinya menawarkan jasa Fredrich sebagai pengacara. Namun, ia menolak permintaan tersebut.

Baca: Ahli: Dokter Bisa Dipidana Jika Bertindak di Luar Standar Profesi

Menurut dia, penyidik KPK dilarang mengatur tersangka untuk menggunakan jasa pengacara tertentu. Damanik juga baru mengenal Fredrich saat itu. 

"Lagi pula seseorang yang kami tangkap, tidak boleh kami atur harus pakai lawyer itu atau lawyer ini," tegasnya.

Menurut dia, Fredrich saat itu mendampingi penyidik KPK yang tengah menggeledah kediaman Novanto. Ia dan Fredrich juga sempat bertukar nomor telepon. 

Pertukaran nomor telepon itu, jelasnya, agar Fredrich dapat menginformasikan keberadaan Novanto. Saat penggeledahan berlangsung, Novanto memang sempat menghilang dari kediamannya.




(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id