Ilustrasi - Medcom.id
Ilustrasi - Medcom.id

5 Calon Hakim MK Diduga Tak Pernah Lapor LHKPN

Dian Ihsan Siregar • 06 Februari 2019 07:57
Jakarta: Koalisi masyarakat sipil selamatkan Mahkamah Konstitusi (MK) mencium ada lima calon Hakim Konstitusi yang tak melampirkan Laporan Hasil Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) saat pendaftaran. Saat ini ada 11 calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedang menjalani proses seleksi.
 
"Penelusuran yang dilakukan, lima orang calon tidak pernah melaporkan kekayaannya ke KPK," ucap Deputi Direktur Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar di Kantor LBH Jakarta, Jakarta, Selasa, 5 Februari 2019.
 
Ke-11 calon hakim MK yang mengikuti proses seleksi, yakni Hestu Armiwulan Sochmawardiah, Aidul Fitriciads Azhari, Bahrul Ilmi Yakup, M Galang Asmara, Wahiduddin Adams, Refly Harun, Aswanto, Ichssn Anwary, Askari Razak, Umbu Rauta dan Sugianto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terkait hal ini, DPR harus meminta masukan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam memilih calon hakim MK.
 
(Baca juga: Presiden Pilih Hakim MK Sesuai Rekam Jejak)
 
"Kami meminta DPR untuk meminta masukan KPK dan PPATK terhadap ketaatan calon dalam melaporkan kekayaannya dan kewajaran transaksi keuangan dari calon hakim MK," terang dia.
 
Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkung menilai laporan LHKPN perlu dilampirkan calon hakim MK. Sebab, ini syarat penting. 
 
"Kalau tidak melaporkan LHKPN, dia tak patuh dan tak berarti dia tidak mematuhi UU dan tidak punya komitmen," tandas dia.
 
Tama meminta hal ini diperhatikan betul. Sebab, dia sangsi anggota parlemen perduli. 
 
"Karena (selama ini) tak ada seleksi transparan yang dilakukan," pungkas Tama.
 

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif