Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Pengancam dan Pemeras Gabriella Larasati Ditangkap

Nasional polri kasus pemerasan video porno Gabriella Larasati
Siti Yona Hukmana • 26 Maret 2021 05:17
Jakarta: Artis Gabriella Larasati (GL) melaporkan kasus pengancaman dan pemerasan di Polda Metro Jaya. Gabriella diperas menggunakan video porno yang diperankan dirinya.
 
"Suadari GL buat laporan polisi lagi di Polda sekitar 11 Februari yang lalu. Laporannya adalah adanya ancaman dari salah satu akun untuk memeras," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 25 Maret 2021.
 
Pelaku mengancam akan menyebarkan video asusila itu jika Gabriella tidak mengirimkan uang. "Jadi begini 'kalau Anda tidak ingin viral saya membutuhkan uang, maka video akan saya hapus kalau sudah dibayar, kalau tidak akan saya sebarkan'," ujar Yusri membacakan kalimat pengancaman dan pemerasan itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yusri menyebut pengancaman dilakukan pelaku melalui direct message (dm) akun Instagram @Yudi.s03 ke akun Gabriella. Dia mengedit video porno Gabriella yang didapat dari media sosial dan mengirimkan ke Gabriella beserta kalimat pengancaman.
 
Mendapat laporan itu, penyidik kemudian melakukan penyelidikan dan memprofiling akun Instagram tersebut. Petugas menemukan akun itu digunakan seseorang yang berada di Kota Medan, Sumatra Utara.
 
"Kita kejar ke sana Sabtu (20 Maret 2021) amankan pemilik akun inisial YS, 22, di Kota Medan di bawa ke sini, ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan terhadap yang bersangkutan," kata Yusri.
 
Baca: Isi Pesan Pelaku Pemerasan terhadap Gabriella Larasati
 
Menurut Yusri, pelaku memeras Gabriella hanya untuk iseng. Hal itu diketahui usai memeriksa pelaku.
 
"Karena pernah melihat ada pengancaman dan berhasil, jadi iseng-iseng siapa tahu bisa dapat (uang) katanya," ucap Yusri.
 
Yusri mengatakan pelaku belum menyebutkan nominal uang yang harus dikirimkan Gabriella. YS baru melakukan pengancaman dan keburu dilaporkan ke polisi.
 
YS telah ditahan. Dia dijerat Pasal 27 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). YS terancam hukuman enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif