Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (tengah). Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (tengah). Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Wartawan Diminta Tunjukkan Identitas Saat Meliput Demonstrasi

Nasional polri kekerasan terhadap wartawan Demo Tolak Omnibus Law
Kautsar Widya Prabowo • 10 Oktober 2020 12:54
Jakarta: Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Argo Yuwono meminta para jurnalis menunjukkan identitasnya kepada aparat kepolisian saat meliput unjuk rasa. Sehingga demonstran dan wartawan bisa dibedakan.
 
"Sampaikan saja, 'saya wartawan, saya meliput'. Kan tidak mungkin juga di depan anggota lempar-lemparan ya, di belakang biar terlindungi oleh anggota," ujar Argo saat dikonfirmasi, Sabtu, 10 Oktober 2020.
 
Argo menegaskan Korps Bhayangkara akan melindungi kerja jurnalis dalam menginformasikan berita kepada masyarakat luas. Namun Argo tak menyangkal adanya kondisi kaos yang sulit dikendalikan. Akibatnya jurnalis menjadi korban salah tangkap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentunya bisa saling komunikasi di lapangan, menunjukkan identitas jelas, nanti bisa terlindungi oleh teman-teman anggota," kata Argo.
 
Baca:Intimidasi Wartawan Langgar Hukum dan HAM
 
Sebanyak dua jurnalis mengaku diintimidasi polisi saat meliput demo penolakan UU Cipta Kerja (Ciptaker). Mereka adalah jurnalis Suara.com Peter Rotti dan jurnalis CNNIndonesia.com Tohirin.
 
Peter mengaku mendapat perlakuan kasar dari anggota polisi. Ponselnya dirampas dan dibanting hingga kartu memorinya disita. Bahkan dia juga menerima pukulan di bagian pelipis dan tangan. Intimidasi itu disebut terjadi karena Peter merekam aksi pengamanan peserta demo.
 
Sementara itu, Tohirin mengaku mendapat pukulan di bagian kepalanya. Padahal Tohirin sudah memperlihatkan kartu identitasnya. Anggota tetap menyeret Tohirin dan gawainya dirampas.
 
Selain itu, jurnalis Merahputih.com, Ponco Sulaksono juga menjadi korban salah tangkap usai demo UU Ciptaker. Ponco baru dibebaskan kemarin, Jumat, 9 Oktober 2020.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif