Penetapan tersangka baru kasus kebakaran Lapas Tangerang. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Penetapan tersangka baru kasus kebakaran Lapas Tangerang. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

3 Hal yang Memicu Kebakaran di Lapas Tangerang Membesar

Siti Yona Hukmana • 29 September 2021 14:20
Jakarta: Kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang akibat korsleting listrik. Percikan api membesar hingga membakar Blok C2.
 
"Lalu, bagaimana pola penjalarannya? Kita masuk kepada segitiga api, ini menurut keterangan ahli," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 29 September 2021.
 
Tubagus menjelaskan ada tiga hal yang memicu api membesar. Yakni, sumber panas, oksigen, dan bahan bakar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menuturkan kondisi lapas berlobang dan berongga. Hal itu menyebabkan oksigen masuk.
 
"Artinya ketersediaan oksigennya ada dan yang ketiganya ada bahan bakar yaitu triplek yang ada di atas sambungan-sambungan tadi. Sehingga, itu lah kemudian terjadinya kebakaran tadi," kata Tubagus.
 
Korsleting listrik diperkirakan terjadi pukul 00.00-01.00, Rabu, 8 September 2021. Korsleting akibat kesalahan pemasangan instalasi listrik.
 
Tugabus menyebut pihaknya memeriksa sejumlah ahli untuk membuat terang penyebab kebakaran. Mereka, yakni ahli laboratorium forensik (labfor), ahli kebakaran Institut Pertanian Bogor (IPB) dan ahli kebakaran Universitas Indonesia (UI).
 
Polisi menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus kebakaran yang menewaskan 49 narapidana tersebut. Mereka, warga  binaan JMN, petugas lapas PBB, dan Kepala Sub Bagian Umum Lapas Klas 1 Tangerang, RS.
 
JMN dinilai lalai saat memasang instalasi listrik. Sementara itu, PBB merupakan orang yang menyuruh JMN memasang instalasi listrik.
 
Ketiga tersangka dijerat Pasal 188 Jo Pasal 55 dan 56 KUHP tentang Kealpaan yang Mengakibatkan Kebakaran. Pelaku terancam lima tahun penjara.
 
Total enam tersangka dalam peristiwa itu. Sebanyak tiga tersangka lain ialah petugas lapas RU, S, dan Y.
 
Ketiga petugas lapas itu dijerat Pasal 359 KUHP. Mereka terancam pidana kurungan paling lama 5 tahun atau pidana kurungan paling lama 1 tahun.
 
Baca: Korsleting di Lapas Tangerang Akibat Kesalahan Pemasangan Instalasi Listrik
 
 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif