Gubernur Papua Lukas Enembe. MI/Mohamad Irfan
Gubernur Papua Lukas Enembe. MI/Mohamad Irfan

Kata Orang Dekatnya, Lukas Enembe Main Judi di Crockford Sentosa Singapura Sampai Filipina

Candra Yuri Nuralam • 25 September 2022 12:15
Jakarta: Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengaku mendapatkan informasi terkait tempat judi di luar negeri yang sering didatangi Gubernur Papua Lukas Enembe. Informasi itu diklaim dari orang dekat Lukas.
 
"MAKI telah mendapat data dari orang-orang sekitarnya (Lukas) seperti di Manila (Filipina), Singapura, dan Malaysia," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, 25 September 2022.
 
Boyamin menyebut Lukas biasa main judi di Hotel Crockford Sentosa jika di Singapura. Lalu, tempat judi yang biasa dimainkan Lukas di Malaysia, yakni Casino Genting Highland.

Sementara itu, Lukas bermain judi di Solaire Resort and Casino, Entertainment City kalau mengunjungi Filipina. Berdasarkan informasi yang didapat MAKI, Lukas sempat bermain judi di luar negeri pada Juli 2022.
 
"Pak Lukas pada bulan Juli itu juga dalam keadaan sehat karena bisa jalan di Bandara Singapura. Cukup jauh berjalannya," ujar Boyamin.
 
KPK diharapkan mengusut dugaan aliran dana yang digunakan Lukas untuk berjudi. MAKI tidak mau uang rakyat dipakai memainkan gim haram.
 
"Harus diungkap ke masyarakat Papua bahwa dugaan pemimpinnya tidak hanya terkait korupsi tapi juga diduga dipakai berjudi," tegas Boyamin.
 
KPK memastikan bakal mendalami semua rumor terkait aliran uang Gubernur Papua Lukas Enembe. Salah satu rumor yang bakal didalami, yakni adanya aliran dana ke kasino di luar negeri.
 
"Sejauh mana rekening-rekening yang bersangkutan itu, aliran-aliran dana dari yang bersangkutan, apakah ada aliran dana yang sampai ke rumah judi, mislanya, itu tentu informasi-informasi tersebut yang tentu akan didalami dalam proses penyidikan," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Kamis, 15 September 2022.
 

Baca: Tegas! KPK Minta Lukas Enembe Hadiri Pemeriksaan pada 26 September


KPK sudah meminta bantuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana Lukas. PPATK juga sudah memblokir rekening pribadi Lukas yang diyakini berkaitan dengan perkara.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan