Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

BNPT Benarkan 5 WNI Jadi Fasilitator Keuangan ISIS di Amerika

Nasional Amerika Serikat terorisme isis wni BNPT
Siti Yona Hukmana • 11 Mei 2022 10:38
Jakarta: Sebanyak lima warga negara Indonesia (WNI) diduga menjadi fasilitator keuangan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Amerika Serikat. Hal itu dibenarkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
 
"BNPT sudah mengetahui tentang profil lima WNI tersebut yang memang terlibat dalam jaringan Foreign Terrorist Fighters (FTF) ISIS, " kata Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Ahmad Nurwakhid saat dikonfirmasi, Rabu, 11 Mei 2022.
 
Ahmad menyebut di antara mereka ada yang masih dipenjara dan ada pula yang telah bebas. "Kita membaca pencantuman nama-nama tersebut sebagai bagian dari pencegahan pendanaan terorisme yang sejalan juga dengan amanat undang-undang (UU) Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme," ungkap jenderal polisi bintang satu itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ahmad menegaskan BNPT akan menindak lanjuti hal tersebut sesuai otoritas dan wewenang yang ada berdasarkan UU Nomor 9 Tahun 2013. BNPT menjadi salah satu lembaga yang terlibat di dalam UU tersebut, khususnya melalui mekanisme Daftar Terduga Teroris dan Organisasi Terorisme (DTTOT).
 
Baca: Kemenkeu AS Tetapkan 5 WNI sebagai Fasilitator Keuangan ISIS
 
Sebelumnya, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap lima WNI yang dituding sebagai bagian jaringan fasilitator keuangan Negara Islam Irak dan Suriah yang beraktivitas di Indonesia, Suriah dan Turki. Kelimanya ialah Dwi Dahlia Susanti, Rudi Heryadi, Ari Kardian, Muhammad Dandi Adhiguna dan Dini Ramadhani.
 
Amerika menuding kelimanya berperan dalam membantu milisi di Suriah. Terutama memfasilitasi perjalanan anggota ISIS ke Suriah dan wilayah operasi lainnya dan melakukan pengiriman dana untuk mendukung kegiatan milisi tersebut di kamp-kamp pengungsi Suriah.
 
Adapun sanksi tersebut berupa pembekuan aset di Amerika Serikat. Kemudian, larangan bagi warga Negeri Paman Sam tersebut untuk berurusan dengan kelima WNI itu.
   
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif