Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. MI/Rommy Pujianto
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. MI/Rommy Pujianto

Novel Baswedan Memenuhi Panggilan Komisi Kejaksaan

Nasional novel baswedan
Fachri Audhia Hafiez • 02 Juli 2020 13:39
Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memenuhi panggilan Komisi Kejaksaan. Pemanggilan terkait aduan masyarakat tentang kejanggalan perkara penyerangan terhadap Novel.
 
"Undangan tersebut untuk memberikan penjelasan terkait tindak lanjut adanya laporan pengaduan masyarakat terkait penuntutan terhadap terdakwa pelaku penganiayaan terhadap Novel Baswedan," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Novel Baswedan didampingi tim biro hukum dan pengurus wadah pegawai KPK. Tim advokasi Novel juga mendampingi kliennya menyampaikan keterangan di Komisi Kejaksaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca: Kapolri Didesak Pecat Dua Penyerang Novel)
 
Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette didakwa melakukan penganiyaan berat kepada Novel secara bersama-sama dan direncanakan. Perbuatan itu berupa menyiramkan cairan asam sulfat (H2SO4) ke badan dan muka Novel.
 
Perbuatan Rahmat dan Ronny membuat Novel mengalami luka berat. Novel mengalami penyakit atau halangan dalam menjalankan pekerjaan, kerusakan pada selaput bening (kornea) mata kanan dan kiri. Luka itu berpotensi menyebabkan kebutaan atau hilangnya panca indera penglihatan.
 
Keduanya dituntut satu tahun penjara. Tuntutan itu menjadi kontroversial.
 
Masyarakat menilai tuntutan tidak sebanding dengan kondisi yang dialami Novel. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara akan menjatuhkan putusan kepada Rahmat dan Ronny pada Selasa, 16 Juli 2020.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif