Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Adam Deni Terancam Hukuman Penjara di Atas 5 Tahun

Siti Yona Hukmana • 02 Februari 2022 16:14
Jakarta: Pegiat media sosial (medsos) Adam Deni ditetapkan sebagai tersangka dugaan akses ilegal. Adam Deni terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.
 
"Ancaman di atas lima tahun (penjara)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada Medcom.id, Rabu, 2 Februari 2022.
 
Ramadhan mengatakan Adam Deni melakukan tindak pidana mengunggah dan mentransmisikan dokumen elektronik milik orang lain tanpa izin. Adam Deni dijerat Pasal 48 ayat 1, 2, 3 Jo Pasal 32 ayat 1, 2, dan 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pasal 32 ayat 1 menyatakan setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik.
 
Pada ayat 2 disebutkan setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun memindahkan atau mentransfer informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik kepada sistem elektronik orang lain yang tidak berhak.
 
Sementara itu, pada ayat 3 disebutkan perbuatan seperti dipaparkan pada ayat 1 mengakibatkan terbukanya suatu informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang bersifat rahasia menjadi dapat diakses oleh publik dengan keutuhan data yang tidak sebagaimana mestinya.
 
Sedangkan, pada Pasal 48 mengatur hukuman yang dapat dijerat pada pelaku. Ayat 1 dalam pasal tersebut berbunyi setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud Pasal 32 ayat 1 dipidana dengan pidana penjara paling lama delapan tahun dan/atau denda paling banyak Rp2 miliar.
 
Baca: Adam Deni Ditangkap Terkait Kasus Akses Ilegal
 
Lalu, pada ayat 2 pasal tersebut menyebutkan setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud Pasal 32 ayat 2 dipidana dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun dan/atau denda paling banyak Rp3 miliar. Kemudian, ayat 3 pasal tersebut berbunyi setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak Rp5 miliar.
 
Penyelidikan kasus berawal saat polisi menerima laporan bernomor LP/B/0040/I/2022/SPKT/Direktorat Tindak Pidana Siber tanggal 27 Januari 2022. Pelapor Adam Deni seseorang berinisial SYD.
 
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri melakukan penyelidikan berbekal laporan tersebut. Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa saksi dan saksi ahli.
 
"Ada ahli pidana dan ahli ITE," kata Ramadhan.
 
Kemudian, penyidik mengantongi unsur pidana dan menangkap Adam Deni pukul 19.00 WIB pada Selasa, 1 Februari 2022. Adam Deni telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri.
 
"Pada kesempatan ini juga kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil data pribadi orang lain dan mengunggah ke medsos tanpa seizin pemilik data yang tentunya mendapat konsekuensi hukum," ujar jenderal bintang satu itu.
 
(JMS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif