Ilustrasi Komnas HAM. MI
Ilustrasi Komnas HAM. MI

Kematian Tahanan Polres Jaksel Dinilai Janggal, Keluarga Lapor Komnas HAM

Aria Triyudha • 20 Januari 2022 02:03
Jakarta: Keluarga tahanan Polres Jakarta Selatan yang tewas, Freddy Nicolaus Siagian, 33, melapor ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Keluarga menilai kematian Freddy janggal.
 
"Karena kami sudah dengar hasil autopsi (sementara) dan mendengar dari beberapa kerabat yang melihat kejanggalan, sehingga kami menduga ada pelanggaran HAM," kata kuasa hukum keluarga Freddy Nicolaus Siagian, Antonius Badar Karwahyu, Rabu, 19 Januari 2022.
 
Pihak keluarga melapor ke Komnas HAM, Jakarta Pusat, pada Selasa, 18 Januari 2022. Laporan disampaikan tertulis disertai bukti pendukung berupa identitas pelapor, korban, serta foto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Termasuk bukti rekaman pembicaraan yang mendukung laporan. Saksi yang melihat kejanggalan dalam kematian Freddy juga turut disampaikan dalam laporan," beber Badar.
 
Badar menyebut pelaporan ditempuh satu hari setelah jenazah Freddy dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Bambu Apus II, Jakarta Timur, Senin, 17 Januari 2022. Sebelum dimakamkan, jenazah Freddy diautopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
 
Autopsi atas permintaan pihak keluarga kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Sebab,
keluarga melihat sejumlah luka tidak wajar di tubuh Freddy.
 
"Yang kami lihat ada (luka) di dalam punggungnya," beber Badar.
 
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif