Ilustrasi survei. Medcom.id
Ilustrasi survei. Medcom.id

Survei: Masyarakat Puas Terhadap Kinerja Kejagung-Polri

Antara • 04 November 2021 21:17

Menurut dia, dari hasil jajak pendapat juga memperlihatkan penegak hukum berhasil mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
 
“Masih ada 38,8 persen yang tidak puas terhadap aparat penegak hukum, terutama mengarah pada penanganan pelanggaran hak asasi manusia, kriminalitas, dan kasus korupsi,” tutur dia.
 
Bahkan, kata dia, penilaian masyarakat terhadap Kejaksaan pada beberapa aspek cenderung positif. Artinya, lebih sedikit penilaian negatif tentang Kejaksaan.

Dia membeberkan penilaian yang paling positif terkait Kejaksaan. Sebanyak 83,6 persen responden menilai pemberantasan korupsi atau kasus-kasus korupsi kelas kakap yang diungkap Kejagung sangat memuaskan, hanya 10,7 persen yang tidak puas, dan 5,7 persen tidak memberikan penilaian.
 
“Kejaksaan menangani perkara yang memiliki nilai kerugian yang cukup besar, menangani korporasi sebagai pelaku tindak pidana, serta menangani perkara yang bersentuhan dengan sektor penerimaan negara,” ucap dia.
 
Ilustrasi polisi. Medcom.id
Ilustrasi kepolisian. Dok. Medcom.id
 
Kejaksaan juga dinilai berhasil menginisiasi penindakan tindak pidana korupsi yang merugikan perekonomian negara. Kejaksaan di seluruh Indonesia berhasil menyelamatkan keuangan negara hingga Rp19,2 triliun dan berkontribusi untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBB) sebesar Rp346,1 miliar.
 
Namun, masih ada penilaian negatif terhadap Kejaksaan. Yaitu, ada jaksa yang tidak bersih dari praktik suap.
 
“Yang menilai jaksa bersih dari praktik suap hanya 62,3 persen. Dan, sebanyak 32,4 persen menyatakan jaksa banyak terlibat suap dan tidak bersih, sisanya sekitar 5,3 persen tidak dapat memberi penilaian,” ungkap dia.
 
Fahmi menjelaskan penilaian masyarakat pada beberapa aspek kinerja Kejaksaan juga cenderung positif. Sekitar 72,8 persen responden menilai kasus-kasus di daerah ditangani oleh Kejaksaan secara serius dan profesional.
 
 
Halaman Selanjutnya
Hanya 20,8 persen yang menilai…
Read All


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>