Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

24 Terorisme yang Ditangkap Berbaiat ke Pemimpin ISIS Baru

Siti Yona Hukmana • 17 Mei 2022 21:01
Jakarta: Sebanyak 24 tersangka terorisme yang ditangkap beberapa waktu lalu disebut berbaiat atau sumpah setia kepada pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang baru, Abu Hassan al-Hashemi al-Qurashi. Abu Hassan didapuk sebagai pemimpin ISIS pada Maret 2022 menggantikan Abu Ibrahim al-Qurashi yang tewas bunuh diri.
 
"Jadi, beberapa orang ini telah melakukan baiat kepada pemimpin ISIS yang baru, yaitu Abu Hassan al-Hashemi al-Qurashi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Mei 2022.
 
Ramadhan mengatakan proses baiat itu dilakukan tidak secara langsung atau tatap muka. Melainkan lewat WhatsApp Group (WAG).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, proses baiat itu dikoordinir oleh seorang berinisial H. H mengirimkan teks baiat melalui WhatsApp dan meminta tersangka teroris membaca teks tersebut sambil direkam berupa video.
 
"Jadi memberikan pernyataan atau baiat mereka dengan membaca teks dan dikirim melalui grup WhatsApp," ujar Ramadhan.
 
Ramadhan mengatakan metode baiat tersebut dipilih karena proses penyebaran paham terorisme ISIS oleh mereka dilakukan secara diam-diam. Detasemen Khusus (Densus) Antiteror Polri disebut masih melakukan pendalaman terkait proses baiat tersebut.
 
Baca: 24 Terduga Teroris Ditangkap, Pengamat Waspadai Ini
 
Sebanyak 24 tersangka Terorisme itu ditangkap di tiga wilayah berbeda pada Sabtu, 14 Mei 2022. Yakni 22 orang di Sulawesi Tengah (Sulteng), satu orang di Bekasi dan satu orang di Kalimantan Timur (Kaltim). Mereka ada yang merupakan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, ada pula kelompok ISIS.
 
Ke-24 tersangka itu berinisial MIR, BSD, ETO, MB, IS, FM, TT, SH, H, AWS, DRM, TI, AME, MR, EA, DM, S, RK, LY, RK, ISR, MAM, K, dan FS. Mereka berupaya bergabung menjadi satu untuk mendukung logistik, salah satunya senjata api.
 
Pemimpin lama ISIS Abu Ibrahim al-Qurashi diduga meledakkan dirinya pada 3 Februari 2022 di tengah serangan tentara Amerika Serikat (AS). Peristiwa itu terjadi di barat laut Suriah.
 
Ibrahim memimpin ISIS sejak 2019. Dia merupakan seorang etnis Turkmenistan dari kota Tal Afar di Irak. Ia menggantikan pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi yang tewas dalam serangan AS pada Oktober 2019.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif