Pakar hukum pidana Abdul Fickar Hadjar. Foto: MI/Rommy Pujianto
Pakar hukum pidana Abdul Fickar Hadjar. Foto: MI/Rommy Pujianto

Maria Pauline Wajib Didampingi Pengacara

Nasional kasus pembobolan dana Maria Pauline Lumowa
Siti Yona Hukmana • 14 Juli 2020 10:01
Jakarta: Pendampingan hukum oleh pengacara merupakan salah satu asas hukum acara pidana di Indonesia. Pengadaan penasihat hukum hak tersangka atau terdakwa, termasuk Maria Pauline Lumowa, pembobol kas BNI yang terancam hukuman penjara seumur hidup.
 
"Ketika sangkaan atau dakwaan terhadap seseorang yang ancaman hukumannya lima tahun atau lebih, maka pendampingan oleh penasihat hukum menjadi wajib sifatnya," kata pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar kepada Medcom.id, Selasa, 14 Juli 2020.
 
Abdul mengatakan aturan itu terdapat dalam Undang-Undang Nomor 16 tahun 2011 tentang Bantuan Hukum dan Pasal 56 KUHP. Ketiadaan penasihat hukum membuat berita acara pemeriksaan (BAP) tidak sah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena itu nantinya dinyatakan oleh putusan pengadilan dakwaan tidak dapat diterima," ujar dia.
 
Abdul memahami kepolisian belum bisa memeriksa Maria lantaran masih menunggu penasihat hukum dari negaranya. Namun, polisi diminta tidak lengah.
 
"Tetap juga harus diperhatikan tenggat waktunya, tidak boleh terlalu lama," kata dia.
 
Baca: Kedutaan Belanda Dipersilakan Beri Bantuan Hukum untuk Pembobol BNI
 
Maria merupakan salah satu tersangka pembobol BNI melalui L/C fiktif yang terjadi pada 2003. Negara dirugikan Rp1,7 triliun atas perbuatannya.
 
Setelah 17 tahun buron, Maria akan menghadapi proses hukum atas dugaan pelanggaran terhadap Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukumannya maksimal pidana penjara seumur hidup.
 
Teranyar, Maria juga dianggap melanggar Pasal 3 ayat 1 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Aset-aset warga Belanda itu bakal ditelusuri.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif