Bupati Nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Bupati Nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

KPK Menduga Budhi Sarwono Sengaja Melakukan Pencucian Uang

Nasional KPK pencucian uang Kasus Suap kasus korupsi Budhi Sarwono Korupsi Banjarnegara
Candra Yuri Nuralam • 26 April 2022 07:22
Jakarta: Bupati nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono diduga sengaja menyamarkan hartanya yang didapat dari hasil korupsi. Upaya itu dikategorikan sebagai tindak pidana pencucian uang (TPPU).
 
"KPK menemukan indikasi pelaku dengan sengaja menyamarkan, menyembunyikan, atau menghilangkan jejak aset yang bersumber dari hasil korupsi, yang menjadi unsur TPPU (tindak pidana pencucian uang)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Selasa, 26 April 2022.
 
KPK bakal menelusuri harta Budhi yang diduga dibeli dari hasil korupsi. Harta itu bakal dipermasalahkan sesuai hukum yang berlaku untuk pengembalian kerugian negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pengenaan pasal TPPU efektif untuk menjerat pelaku sekaligus mengoptimalkan asset recovery sebagai pemasukan bagi kas negara," ujar Ali.
 
Baca: KPK Sita Aset Bupati Nonaktif Banjarnegara Senilai Rp10 Miliar
 
KPK mengembangkan kasus dugaan rasuah pemborongan, pengadaan, atau persewaan di Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara pada 2017-2018. Budhi Sarwono kini ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan TPPU.
 
"Tim penyidik membuka dan memulai penyidikan terkait adanya dugaan TPPU yang dilakukan oleh tersangka BS (Budhi Sarwono) dan kawan-kawan," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 15 Maret 2022.
 
Ali mengatakan pihaknya sudah mengantongi banyak bukti terkait dugaan TPPU Budhi. KPK masih mencari bukti lain untuk mempertajam tudingannya ke Budhi.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif