Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez.
Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez.

KPK Sita Aset Bupati Nonaktif Banjarnegara Senilai Rp10 Miliar

Candra Yuri Nuralam • 16 Maret 2022 08:10
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Lembaga Antikorupsi sudah melakukan penyitaan terhadap beberapa aset milik Budhi.
 
"Sejauh ini kami telah melakukan penyitaan terkait dengan aset-aset yang diduga milik tersangka ini kurang lebih Rp10 miliar," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Maret 2022.
 
Ali enggan memerinci aset Budhi yang disita oleh KPK. Namun, Lembaga Antikorupsi meyakini aset itu dibeli pakai uang haram.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK juga bakal terus mengusut aset milik Budhi. KPK meminta waktu untuk mendalami kasus ini.
 
"Tentu prosesnya masih panjang, nanti perkembangannya akan kami sampaikan," tutur Ali.
 
Baca: Bupati Nonaktif Banjarnegara Ditetapkan Sebagai Tersangka Pencucian Uang
 
KPK mengembangkan kasus dugaan rasuah pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara pada 2017 sampai 2018. Bupati nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono kini ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan TPPU.
 
"Tim penyidik membuka dan memulai penyidikan terkait adanya dugaan TPPU yang dilakukan oleh tersangka BS (Budhi Sarwono) dan kawan-kawan," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 15 Maret 2022.
 
Ali mengatakan pihaknya sudah mengantongi banyak bukti terkait dugaan TPPU Budhi. Meski begitu, KPK masih melakukan pencarian bukti lain untuk mempertajam tudingannya ke Budhi.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif