KPK mengumumkan penetapan tersangka Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan delapan orang lainnya. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
KPK mengumumkan penetapan tersangka Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan delapan orang lainnya. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

9 Orang Termasuk Walkot Bekasi Rahmat Effendi Ditetapkan Tersangka

Candra Yuri Nuralam • 06 Januari 2022 18:48
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan. Rahmat ditetapkan sebagai tersangka bersama delapan orang lainnya.
 
"KPK berkesimpulan terdapat sembilan orang tersangka dalam perkara tangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah yang dilakukan oleh penyelenggara negara," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan, Kamis, 6 Januari 2022.
 
Firli mengungkapkan delapan orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni AA, LBM, SY, MS, MB, MY, WY, dan JL. Rahmat, RE, MB, MY, WY dan JL merupakan pemberi dalam perkara ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Firli mengaku miris dengan penangkapan ini. Dia menyebut kasus ini membuat KPK harus meningkatkan kinerja dalam memberantas korupsi di Indonesia.
 
"Hal ini membuktikan bahwa korupsi masih ada dan ini menjadi perhatian kita semua. Tetapi KPK tidak pernah lelah dan berhenti memberantas korupsi," kata Firli.
 
Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 5 Januari 2022. Sejumlah uang ditemukan dalam operasi senyap itu.
 
"Beberapa pihak kami amankan bersama sejumlah uang," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui keterangan tertulis, Rabu, 5 Januari 2022.
 
Baca: 5 Fakta Kasus OTT Wali Kota Bekasi, Diduga Lelang Jabatan Hingga Menyeret Belasan Orang
 
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif