Ilustrasi pemeriksaan. Medcom.id
Ilustrasi pemeriksaan. Medcom.id

Mafia Tanah Benny Tabalujan Diduga Palsukan Sertifikat di Sejumlah Wilayah

Nasional pertanahan pemalsuan
Zaenal Arifin • 16 Oktober 2020 16:20
Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan Benny Simon Tabalujan sebagai tersangka kasus pemalsuan sertifikat tanah seluas 5,2 hektare di kawasan Cilincing, Cakung, Jakarta Timur. Penyidik mencium kasus penipuan lain.
 
"Kami menduga tersangka ini ada sejumlah kasus lain di Jakarta," kata Kanit V Subdit 2 Harta Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Ipik Gandamanah, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2020.
 
Pihaknya mendapat informasi Benny memalsukan sertifikat tanah di Cakung Barat, Ujung Menteng, Cakung Timur, dan sejumlah kawasan di Jakarta. Benny menggunakan sejumlah nama perusahaan, seperti PT Salve Veritate, PT Pactum Serva, PT Sapere Aude, dan PT Sigma Dharma Utama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Modus operandi yang dilakukan sama. Yang berbeda cuma bendera nama perusahaan yang melakukan aksi manipulasinya," beber dia.
 
Saat ini, Benny Tabalujan menetap di Australia. Dia memegang pasport bernomor P476797. Di Negeri Kanguru, Benny menjadi pendeta di salah satu gereja.
 
Benny Tabalujan belum pernah memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan. Senior Fellow (Melbourne Law Masters) dari Melbourne Business School, University of Melbourne, itu telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
 
"Sudah menerbitkan status DPO bagi Benny dan sedang pengurusan red notice melalui Interpol untuk membawa Benny dari Australia," kata Ipik.
 
(Baca: Mafia Tanah Benny Simon Masuk DPO)
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif