Pengunjuk rasa berfoto dengan latar belakang api yang membakar pos polisi saat demonstrasi menentang UU Cipta Kerja/Antara/Galih Pradipta
Pengunjuk rasa berfoto dengan latar belakang api yang membakar pos polisi saat demonstrasi menentang UU Cipta Kerja/Antara/Galih Pradipta

31 Polisi dan TNI Terluka saat Demo UU Ciptaker

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Cindy • 10 Oktober 2020 17:56
Jakarta: Puluhan anggota kepolisian dan TNI terluka akibat kerusuhan saat aksi demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di DKI Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020. Mereka dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mendapatkan perawatan.
 
"Jadi sebanyak 28 anggota Polri dan tiga orang anggota TNI (yang terluka)," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu, 10 Oktober 2020.
 
Sebanyak enam polisi masih dirawat di RS Polri. Sedangkan, 26 polisi lainnya sudah dipulangkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ada sekitar 30 masyarakat sipil yang terluka saat kerusuhan tersebut. Empat orang dirawat di RS Polri. "Alhamdulillah sudah mulai membaik. Jadi inilah dampak dari aksi unjuk rasa kemarin yang kemudian mengarah kepada aksi anarkis," ucap Nana.
 
Baca: Polisi Selidiki Penunggang Demo UU Ciptaker
 
Nana mengeklaim pengamanan aksi demonstrasi telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Polisi mengedepankan tindakan humanis dan persuasif.
 
Namun, pedemo justru melempar baru ke arah aparat keamanan. Bahkan sejumlah fasilitas umum dirusak dan dibakar.
 
"Dan ketika sudah waktunya, kita tepat ingatkan untuk aksi damai, namun tidak digubris kemudian ada aksi dorongan, perusakan fasilitas umum," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif