Ilustrasi--Suasana saat umat Katolik melaksanakan misa Natal di Gereja Katedral, Jakarta, Senin (25/12)--MI/ Rommy Pujianto
Ilustrasi--Suasana saat umat Katolik melaksanakan misa Natal di Gereja Katedral, Jakarta, Senin (25/12)--MI/ Rommy Pujianto

Tak Ada Aksi Teror dan Sweeping saat Perayaan Natal 2017

Nasional tahun baru natal
Lukman Diah Sari • 26 Desember 2017 13:39
Jakarta: Perayaan Natal 2017 berlangsung kondusif. Mabes Polri mengatakan tak ada aksi teror dan sweeping saat perayaan Natal 2017.
 
"Catat itu, tidak ada aksi teror. Terus yang kedua, tidak ada sweeping-sweeping, sweeping tidak ada," ucap Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Desember 2017.
 
Evaluasi pengamanan ibadah Natal 2017 pun tak dihiasi pemaksaan kehendak dari pihak mana pun. Termasuk, pengelola perbelanjaan yang memaksakan menggunakan atribut Natal juga tidak ditemukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terus juga yang lain, arus lalu lintas bisa kita well organized, kita rekayasa sedemikan rupa. Sehingga jemaat yang beribadah atau keluar masuk nyaman," jelasnya.
 
Baca: Polri Tingkatkan Pengamanan di Rumah Ibadah dan Tempat Wisata
Tak adanya aksi teror dan sweeping bukti pengelolaan di hulu berjalan baik. Yaitu operasi cipta kondisi, operasi narkoba, preman, miras, dan lain-lain juga potensi gangguan keamanan lain sudah bisa dicegah.
 
"Baik itu sel-sel teroris tadi dan juga bukti hasil koordinasi kita duduk bersama, person to person," bebernya.
 
Dia berharap agar kondisi kian membaik. Selain itu, kata dia, data gangguan keamanan menunjukan penurunan. "Mudah-mudahan kita bisa pertahankan nanti sampai 2 Januari 2018, pada saat Operasi Lilin ini berakhir," tandasnya.
 
Baca: Tito Jamin tak Ada Teror saat Natal & Tahun Baru 2018
 
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut hingga kini pihaknya tak mengendus adanya rencana aksi teror jelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Saat ini langkah yang dilakukan Polri masih dalam batas kewajaran.
 
"Tapi, kita lakukan langkah-langkah preventif strike, jadi kita mendahului," ujar Tito di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
 
Kapolri membeberkan kelompok yang dianggap berpotensi melakukan aksi teror bakal lebih dulu dilakukan penangkapan. "Sekali lagi, tidak ada rencana aksi teror. Yang kita lakukan langkah biasa, langkah proaktif," ujarnya.

 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif