Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) di Bekasi. Foto: Medcom.id/Antonio.
Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) di Bekasi. Foto: Medcom.id/Antonio.

KPK: UU Antikorupsi Belum Berstandar Dunia

Nasional kasus korupsi tipikor
Antara • 10 Desember 2018 08:24
Bekasi: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang  tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) belum memenuhi standar yang direkomendasikan United Nations Convention against Corruption (UNCAC). Ada beberapa sektor yang belum disentuh.

"Undang-Undang Antikorupsi kita masih ada gap (jarak) dibandingkan saran dalam UNCAC," kata Ketua KPK Agus Raharjo pada peringatan Hari Antikorupsi Internasional 2018 di Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Bekasi, Minggu, 10 Desember 2018

Menurut dia, aturan selama ini belum mengakomodasi kasus seperti perdagangan pengaruh. Masalah pemulihan aset dalam upaya penelurusan, pengamanan, perampasan, pengembalian, dan pemeliharaan aset juga perlu perbaikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Komponen itu segera harus masuk kepada undang-undang kita yang belum sempurna untuk memenuhi harapan masyarakat," jelas dia. Baca: KPK Desak Revisi UU Tipikor

KPK, kata dia, mendorong pemerintahan Presiden Joko Widodo segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-Undang (Perpu) tentang Tipikor sebelum masa jabatannya usai. Hal ini diperlukan secepatnya.

"Saya pernah menggulirkan itu. Sebaiknya DPR kalau sibuk kampanye, pemerintah punya inisiatif, ada perpu untuk tambal UU kita supaya ideal," tekan dia.

Perpu adalah alternatif jika pemerintah dan dewan tidak bisa mengeluarkan revisi UU Tipikor yang telah masuk dalam Program Legislasi Nasional sebelum pergantian pemerintahan pada 2019. Perpu tersebut menjadi salah satu langkah KPK dalam mengimplementasikan 24 dari 32 rekomendasi Konvensi PBB Antikorupsi (UNCAC) yang belum diterapkan Indonesia.




(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi