Gubernur Papua Lukas Enembe. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Gubernur Papua Lukas Enembe. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Tokoh Adat Waris Keerom Minta Lukas Enembe Terima Dipanggil KPK

Candra Yuri Nuralam • 05 Oktober 2022 12:57
Jakarta: Gubernur Papua Lukas Enembe diminta membuka diri menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lukas dinilai perlu datang untuk mengklarifikasi tudingan dari KPK agar kesimpangsiuran kabar tidak berlarut.
 
"Lukas Enembe harus membuka diri untuk menerima panggilan KPK dan mengklarifikasi atas tuduhan korupsi oleh KPK," kata Tokoh Adat Waris Keerom Gasper May melalui keterangan tertulis, Rabu, 5 Oktober 2022.
 
Gasper juga meminta Lukas tidak mengintervensi penyidik KPK saat bekerja mendalami kasus. Seluruh masyarakat Papua diminta mendukung proses hukum yang dijalankan Lembaga Antikorupsi.

"Masyarakat Papua harus mendukung proses hukum dan tidak boleh melakukan intervensi dalam bentuk apapun karena sudah menjadi kewenangan penegak hukum," ucap Gasper.
 

Baca: Lukas Enembe Diduga Sering Sewa Jet Pribadi untuk Bepergian ke Banyak Tempat


Gasper mendukung penuh pengusutan dugaan suap dan gratifikasi yang dilakukan KPK ini. Menurutnya, pengusutan kasus ini bisa membuat seluruh dana dari pemerintah bisa dimaksimalkan untuk pembangunan di Papua.
 
"Banyak pejabat daerah Papua yang melakukan penyimpangan dana otsus sehingga anggaran tersebut tidak sampai ke masyarakat dan tidak ada pembangunan di daerah," ucap Gasper.
 
Di sisi lain, KPK menunggu waktu pas untuk memanggil ulang Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka. Hal ini sebagai strategi KPK untuk memeriksa Lukas Enembe.
 
"Masih wait and see tapi juga tidak lama-lama dalam waktu tertentu," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Oktober 2022.
 
Karyoto mengatakan rencana ini juga dilakukan untuk menentukan suasana yang pas saat pemeriksaan Lukas. Lembaga Antikorupsi rutin berkomunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mempertimbangkan situasi yang pas untuk meminta keterangan kepada Lukas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGA)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>