Juru kampanye nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno Lieus Sungkharisma. MI/Bary Fathahilah.
Juru kampanye nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno Lieus Sungkharisma. MI/Bary Fathahilah.

Lieus Sungkharisma Ditahan

Nasional kasus makar pemilu serentak 2019
Siti Yona Hukmana • 21 Mei 2019 11:57
Jakarta: Juru kampanye nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiga Uno Lieus Sungkharisma ditahan pada Senin, 20 Mei 2019. Penahanan dilakukan hingga 20 hari ke depan.
 
"Dia kan sudah kita tetapkan sebagai tersangka, lalu kita tangkap dan sudah kita lakukan penahanan untuk 20 hari ke depan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.
 
Baca: Ansufri Sambo Bakal Diperiksa Kasus Makar Eggi Sudjana

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lieus dimasukkan ke Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti). Pemeriksaan Lieus yang dilakukan sejak Senin, 20 Mei 2019, masih berlangsung hingga sekarang.
 
"Iya belum selesai. Namun, selama menjalani pemeriksaan kita juga memberikan hak-hak tersangka. Misalnya dia capek kita lanjutkan besoknya, jadi tidak sekaligus kita selesaikan pemeriksaan," terang Argo.
 
Lieus diduga telah menyebarkan berita bohong atau hoaks dan upaya makar. Saat diperiksa, ia juga dicecar terkait hal tersebut. "Dipertanyakan berkaitan dengan ucapan yang bersangkutan tentang hate speech dan makar," ujar Argo.
 
Lieus ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu, 19 Mei 2019. Penetapan sebagai tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara. Atas penetapan tersangka itu, penyidik menangkap Lieus.
 
Lieus diringkus di Apartemen Hayam Wuruk Lantai 6, Kamar 614, Jakarta Barat pada Senin, 20 Mei 2019 pukul 05.00 WIB. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti dokumen dan telepon genggam dari lokasi itu.
 
Penggeledahan dilanjutkan ke rumah Lieus di Jalan Keadilan Nomor 26, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Di rumahnya juga diamankan sejumlah dokumen. Setelah itu, Lieus digiring ke Polda Metro Jaya dengan tangan diborgol. Ia tiba di Polda Metro pukul 10.10 WIB.
 
Baca: Prabowo Dilaporkan Kasus Makar
 
Sedianya kasus yang menjerat Lieus ini ditangani Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Namun, kasus itu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Lieus dilaporkan Eman Soleman asal Kuningan, Jawa Barat. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/0441/B/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019.
 
Lieus disangkakan melanggar Pasal 14 dan atau Pasal 1 serta Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87, dan atau Pasal 163 juncto Pasal 107 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Lieus terancam hukuman 15 tahun penjara hingga seumur hidup.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif