Ilustrasi KPK. MI
Ilustrasi KPK. MI

Direktur Human Capital Waskita Beton Dipanggil KPK

Candra Yuri Nuralam • 23 Juni 2020 12:43
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Human Capital PT Waskita Beton Precast, Tbk, Munib Lusianto. Dia akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
 
"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka FR (mantan Kepala Divisi II Waskita Karya, Fathor Rachman)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Juni 2020.
 
Munib diduga mengetahui praktik rasuah yang dilakukan Fathor. Keterangannya akan digunakan penyidik untuk penguatan bukti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK juga memanggil tiga karyawan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Purna Yose Rizal, Mujiman, dan Agus Setiyono. Ketiganya akan diperiksa untuk tersangka yang sama.
 
Baca: Dirut Waskita Beton Dipanggil KPK
 
Fathor ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar. Fathor dan Yuly diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek Waskita Karya.
 
Belasan proyek itu tersebar di Sumatra Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua. Proyek yang sejatinya dikerjakan perusahaan lain itu dibuat seolah-olah akan dikerjakan empat perusahaan yang telah teridentifikasi.
 
Diduga empat perusahaan tersebut tidak melakukan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak. Namun, Waskita Karya tetap membayar perusahaan subkontraktor itu.
 
Perusahaan subkontraktor mengembalikan uang tersebut kepada sejumlah pihak, termasuk Fathor dan Yuly. Negara diduga merugi Rp186 miliar akibat tindakan culas ini. Angka itu didapat setelah menjumlahkan pembayaran yang dilakukan Waskita Karya kepada empat perusahaan subkontraktor itu.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif